Depok Masuk Daftar Lokus Stunting

    Octavianus Dwi Sutrisno - 15 Februari 2020 00:20 WIB
    Depok Masuk Daftar Lokus Stunting
    Ilustrasi-Pexels
    Depok: Dinas Kesehatan Kota Depok mencatat ada sekitar 20 anak lebih menderita stunting di wliayahnya. Penderitanya tersebar hampir di seluruh kecamatan di Depok.

    "Memang Kota Depok, menjadi salah satu lokasi fokus (lokus) stunting dari pusat. Kurang lebih ada 10 titik tapi lokasinya saya lupa," kata kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita kepada Medcom.id, Jumat 14 Februari 2020 sembari menyebut data itu didapat dari hasil riset Kementerian Kesehatan tahun 2019.

    S
    tunting adalah kondisi di mana seorang anak mengalami gagal tumbuh kembang. Penyebab utamanya adalah kurangnya gizi dari bayi yang telah dilahirkan kurang lebih 1.000 hari. 

    "Ini (Stunting) terlihat, ketika bayi dilahirkan hingga dia berumur 2 tahun (1.000 hari) tidak diintervensi gizi secara baik. Hingga akhirnya, ukuran tinggi dan berat badan tidak sesuai," bebernya.

    Nova menyebutkan untuk mencegah stunting dibutuhkan peran serta instansi lintas sektoral. Intervensi dilakukan melalui dua sistem yaitu pendekatan spesifik yang meliputi kesehatan, pengobatan, hingga penambahan gizi bagi penderita stunting.

    Kedua pendekatan sensitif, yang menurut Nova butuh kerja sama dengan berbagai instansi seperti bidang ekonomi, lingkungan hidup, sosial. "Bila dipersentasekan, pendekatan sensitif harus 70 persen. Sedangkan spesifik 30 persen," ujar Nova.

    Nova juga memaparkan sebagai pencegahan awal dari stunting ibu hamil tidak boleh kekurangan gizi, hingga menyebabkan anemia di masa kehamilan. Kemudian, banyak mengkonsumsi vitamin.

    "Ketika bayi dilahirkan, jangan lupa diintervensi dengan asupan makanan bergizi dan rutin imunisasi hingga usia bayi mencapai dua tahun," kata Nova.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id