Sultan Larang Kegiatan Sekolah di Sungai

    Ahmad Mustaqim - 22 Februari 2020 04:34 WIB
    Sultan Larang Kegiatan Sekolah di Sungai
    Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
    Sleman: Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, melarang kegiatan siswa sekolah di pinggir sungai. Jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) Yogyakarta diminta membuat aturan terkait hal tersebut. 

    "Tadi saya sudah menyampaikan lewat BPBD DIY. Saya minta untuk mengeluarkan edaran ya, selama musim hujan begini saya mohon anak-anak sekolah, tanpa melihat maupun kelompok masyarakat tanpa melihat pendidikan entah SD, SMP, maupun SMA, untuk menghindari acara atau program kegiatan baik anak sekolah, pramoka, atau asosiasi apapun untuk menghindari di pinggir sungai," kata Sri Sultan di SMP Negeri 1 Turi, Kabupaten Sleman, Jumat, 21 Februari 2020. 

    Menurutnya, kegiatan di sungai sangat berbahaya, terlebih di musim hujan saat ini. Sri Sultan menegaskan keselamatan harus diutamakan.

    "Untuk sementara ini selama musim hujan jangan melakukan aktivitas di sungai. Itu saja. Entah itu alasannya hari minggu untuk bersih desa, bersih kali, dan sebagainya. Ditunda saja dulu. Tidak usah pada waktu musim hujan," kata dia.

    Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini mengatakan peningkatan debit sungai sulit diprediksi. Apalagi, debit air sungai bisa meningkat apabila daerah daratan tinggi di Gunung Merapi hujan deras.

    "Biarpun di sini tidak hujan tapi kalau Merapi hujan, ya larinya (mengalir) ke kali mesti, karena paling dekat dengan Merapi, pasti paling tinggi kekuatan daya dorongnya, daya luncurnya," katanya.
    Sultan Larang Kegiatan Sekolah di Sungai
    Proses evakuasi salah satu siswa SMP Negeri 1 Turi. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

    Sri Sultan mencontohkan sungai Code yang ada di Kota Yogyakarta mengalami peningkatan debit air saat puncak Gunung Merapi hujan. Padahal, wilayah Kota Yogyakarta tidak turun hujan.

    "Kita enggak bisa memperhitungkan itu. Jadi lebih baik hindari dulu punya aktivitas mendekati sungai, itu saja," ucap dia.

    Sri Sultan sempat menemui guru dan orang tua siswa di SMP Negeri 1 Turi. Ia menyampaikan bela sungkawa atas kejadian itu. 

    "Ini kan anak-anak SMP. Kebetulan juga musim hujan. Jadi mestinya di dekat sungai pun berbahaya, apalagi menyusur sungai. Tapi apapun sudah terjadi," ucapnya.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id