Polisi Akan Tetapkan Tersangka Kasus Perundungan di Malang

    Daviq Umar Al Faruq - 06 Februari 2020 11:50 WIB
    Polisi Akan Tetapkan Tersangka Kasus Perundungan di Malang
    Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata. (Foto: Medcom.id/Daviq Umar)
    Malang: Polresta Malang Kota, Jawa Timur, menaikkan status penanganan kasus dugaan perundungan yang terjadi di SMPN 16 Kota Malang, Jawa Timur, dari penyelidikan menjadi penyidikan. Penyidik segera menetapkan tersangka.

    "Kami akan mencari peran dari terduga pelaku anak. Apakah dari tujuh anak itu, siapa yang betul-betul melakukan, dan memang nanti menjadi pelanggar atau tersangka," kata Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata, Kamis, 6 Februari 2020.

    Menurut Leo, penetapan tersangka akan didasarkan pada dua alat bukti. Yakni, hasil visum dari korban MS, 13, dan keterangan para saksi. 

    "Polisi segera meningkatkan status penanganan kasus dugaan perundungan yang menimpa siswa MS, 13," tegasnya.

    Polresta Malang Kota sebelumnya telah memeriksa tujuh saksi yang diduga melakukan aksi perundungan hingga menyebabkan luka-luka di sekujur tubuh korban MS. Tujuh saksi itu rekan satu sekolah korban.

    Selain itu, keterangan yang menyebut jari korban terjepit ikat pinggang sebagaimana pernyataan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Zubaidah, tidak terbukti. Luka membiru pada jari korban hingga berakhir amputasi tidak terkait dengan ikat pinggang.

    "Soal gesper, tidak ada bunyi sama sekali terkait itu," jelas Leo.

    Penyidik juga akan meminta keterangan kepala sekolah dan wakilnya, termasuk dua guru Bimbingan Konseling (BK), di SMPN 16 Kota Malang. Selain itu, polisi akan memeriksa kembali terduga pelaku anak.

    "Sedangkan korban sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan. Kami menunggu pemulihan, termasuk psikologis korban," ucap dia.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id