Penyerang Siswa SMP di Depok Ditangkap

    Octavianus Dwi Sutrisno - 10 Februari 2020 17:34 WIB
    Penyerang Siswa SMP di Depok Ditangkap
    Polisi menunjukkan senjata tajam hasil sitaan dari penyerangan pelajar di Kota Depok, Jawa Barat, Senin, 10 Februari 2020. Medcom.id/ Octavianus Dwi Sutrisno
    Depok: Unit Satreskrim Polsek Cimanggis menangkap lima pelaku penyerang siswa SMP di Jalan Raya Tugu Cimanggis Depok beberapa waktu lalu. Mereka berinisial NMY, 20, DR, 16, RD, 16, BG, 17, dan ZR, 14.

    Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah, mengatakan kelima pelaku diringkus petugas di kediamannya masing-masing tanpa perlawanan.

    "Mereka yang melukai korban, dua membawa senjata tajam berupa clurit sedangkan tiga lainnya sama-sama melakukan pengeroyokan," kata Azis di Mapolres Metro Depok, Senin, 10 Februari 2020.

    Azis menjelaskan para pelaku mereka masih berstatus pelajar yang memang sudah membawa senjata tajam untuk melakukan tawuran. Namun menurut Azis masing-masing pelaku ada yang berkilah telah diserang kelompok lain terlebih dahulu sehingga membalas menyerang korban yang masih di bawah umur.

    "Keterangan korban MN, 16 dan FA, 16, ketika mereka lewat diserang. Sedangkan dari para pelaku mereka mengalami penyerangan terlebih dahulu, seluruh keterangan akan kami dalami untuk mengetahui kronologis sesungguhnya," jelas Azis.

    Akibat insiden tersebut korban MN mengalami luka serius di bagian rusuk kiri, sedangkan korban FN luka ringan di bagian lengan. "Awalnya korban yang luka berat sempat mengalami kritis namun setelah mendapatkan perawatan kesehatan berangsur pulih kembali," ungkap Azis.

    Sementara NMY, 20, yang masih duduk di bangku SMK kelas 3 mengaku saat kejadian sedang membawa keempat rekannya berjalan-jalan dengan niatan nongkrong di daerah Situ Pedongkelan. 

    Namun anehnya kelompok pemuda ini sudah menyiapkan senjata tajam berupa dua bilah clurit dengan dalih mengantisipasi terjadinya sesuatu.

    "Saya diajak pak, niatnya mau jalan-jalan aja senjata buat jaga-jaga bawa senjata tajam itu karena kita lewat ke daerah yang banyak pelajar lain," kata NMY.

    Saat ini kelima pelaku telah mendekam dibalik jeruji besi Mapolsek Cimanggis. Atas perbuatannya pelaku NMY diganjar pasal 170 Jo 351 KUHPidana, atas penganiayaan hingga korbannya mengalami luka berat dengan ancaman penjara maksimal 9 tahun. Sedangkan keempat pelaku lainnya diganjar pasal perlindungan anak. 



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id