Ratusan Kios di Pasar Inpres Lhokseumawe Hangus

    Fajri Fatmawati - 09 Juli 2020 12:23 WIB
    Ratusan Kios di Pasar Inpres Lhokseumawe Hangus
    Kebakaran pasar inpres yang melanda wilayah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. (Foto: Istimewa)
    Banda Aceh: Kebakaran pasar inpres yang melanda wilayah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, mengakibatkan 90 persen bangunan kios dan lapak hangus. Kebakaran diduga akibat arus pendek listrik.

    Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, mengatakan, kebakaran pasar inpres terjadi di Desa Teumpok Teungoh, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, pada Kamis dini hari, 9 Juli 2020, sekitar pukul 01.51 WIB.

    "Ada sekitar 200 unit lapak pedagang atau kios yang berkontruksi kayu terbakar. Sementara api diduga dari arus pendek listrik," kata Eko.

    Eko mengungkapkan salah satu saksi mengatakan api pertama kali muncul dari salah satu kios milik pedagang bawang. Api dengan cepat menjalar ke kios lain yang berdekatan.

    Baca juga: Bangka Siapkan 9.800 Rapid Test Gratis untuk Warga

    Sekitar 20 unit mobil Damkar dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara serta water canon Polres Lhokseumawe dikerahkan. Api berhasil dipadamkan pada pukul 04.15 WIB. 

    "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut," jelasnya.

    Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Sunawardi, menambahlan pihaknya masih melakukan pendataan terhadap dampak material dari peristiwa kebakaran tersebut.

    "Petugas BPBD Kota Lhokseumawe masih di lapangan melakukan pendataan," imbuh dia.


    (MEL)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id