comscore

BPIP Sambut Usulan Khofifah Soal Laboratorium Pancasila di Malang

Rosa Anggreati - 27 Oktober 2021 14:10 WIB
BPIP Sambut Usulan Khofifah Soal Laboratorium Pancasila di Malang
BPIP menggelar diskusi Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Tokoh Agama, Santri, Tokoh Masyarakat, Pemuda, dan Komponen Masyarakat dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2021, di Pesantren Mahasiswa Al Hikam Malang, Jawa Timur, Selasa, 26 Oktober 2021
Malang: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menginginkan agar Laboratorium Pancasila di Malang dijadikan referensi dalam penguatan persatuan bangsa.
 
Hal itu diungkapkan di sela acara yang digagas oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bertajuk Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Tokoh Agama, Santri, Tokoh Masyarakat, Pemuda, dan Komponen Masyarakat dalam rangka Peringatan Hari Santri Nasional 2021 di Pesantren Mahasiswa Al Hikam Malang, Jawa Timur, Selasa, 26 Oktober 2021.
 
Untuk menunjang proses membangun kesetaraan perlakuan di antara seluruh warga bangsa dalam rangka membangun persatuan, Gubernur Khofifah menawarkan fasilitas laboratorium Pancasila dengan koordinasi dari Wali Kota Malang dan Kepala BPIP.  
 
"Di sini (Malang) kan ada laboratorium Pancasila. Jadi saya ingin revitalisasi dari laboratorium Pancasila, sehingga kalau misalnya ada proses kediklatan ada BPSDM di Malang," kata Khofifah.  
 
Khofifah menjamin Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan mendukung BPIP jika akan melakukan kediklatan di Laboratorium Pancasila di Malang. Bahkan, Pemkot Malang dipastikan juga akan mendukung penuh.  
 
"Saya rasa ini bisa menjadi referensi nasional, siapa saja, dari mana saja, ingin mengetahui bagaimana Pancasila dan bagaimana, menjadi referensi ideologi bangsa. Semua boleh ke Laboratorium Pancasila di Kota Malang ini," ucapnya. 

BPIP Sambut Usulan Khofifah Soal Laboratorium Pancasila di Malang
Kepala BPIP Prof. Yudian Wahyudi (Foto:Dok.BPIP)

 



Sementara itu, Kepala BPIP Prof. Yudian Wahyudi menyambut baik dan akan menindalanjuti usulan  Khofifah mengenai Laboratorium Pancasila di Malang.
 
"Saya akan menugaskan dua orang untuk menindaklanjuti apa yang sudah diberikan oleh Ibu Gubernur dan kerja sama itu akan kita lanjuti lebih dalam lagi dalam proses kerja sama nantinya,” kata Yudian.
 
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala BPIP RI Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., h.D; Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si; Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji, Wakil Kepala BPIP RI Prof. Dr. Hariyono, M.Pd; Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP RI Dr. Baby Siti Salamah, M.Psi; Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP RI Romo Antonius Benny Susetyo; Rektor UIN Maulanan Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. M. Zainuddin, M.A; Pengasuh Pesantren Al-Hikam K.H. Muhammad Nafi'; Pengasuh Pesantren Babussalam K.H. Thoriq bin Ziyad Darwis; Direktur Pendidikan Diniyah dan Pesantren Kementerian Agama RI Dr. Waryono, M.Ag; dan Direktur Penyelenggaraan Diklat BPIP RI Drs. H. Sahlan Masduki, M.Si.

(ROS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id