Jalan Tol Trans Sumatra Sepi

    Antara - 15 Mei 2021 11:48 WIB
    Jalan Tol Trans Sumatra Sepi
    Kondisi lalu lintas di Gerbang Tol Simpang Pematang Mesuji (Antara Lampung/Raharja)



    Mesuji: Arus kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatra ruas Terbanggi Besar-Simpang Pematang (Lampung) pada hari kedua setelah Lebaran, Sabtu, 15 Mei 2021, tampak lebih lengang ketimbang hari sebelumnya. Baik kendaraan tujuan Kota Palembang, Sumatra Selatan, maupun Kota Bandarlampung, Lampung.

    Berdasarkan pantauan Antara di Gerbang Tol Simpang Pematang Mesuji, Lampung, Sabtu pagi, kondisi jalan tol ini nyaris sangat lengang. Pada gerbang tol tersebut terdapat empat pintu tol, dua pintu untuk masuk ke Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) dan dua pintu untuk keluar tol.

     



    Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, pihaknya melakukan aksi gerak cepat dalam mengantisipasi arus balik Lebaran 1442 Hijriah dari Pulau Sumatra ke Jawa dengan menambah tiga posko pemeriksaan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Serta satu pos di Jalan Arteri Simpang Hatta, Pelabuhan Bandar Bakau serta Pelabuhan Bakauheni.

    Baca: Hari Kedua Lebaran, Banyak Pemudik Coba Masuk Malang

    "Untuk tiga posko tambahan di Rest Area JTTS berada di KM 172 B, KM 87 B dan KM 20 B yang akan mulai beroperasi pada pukul 00.00 WIB pada tanggal 15 Mei 2021," katanya.

    Dia mengatakan, langkah antisipasi arus balik merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 dan Surat dari Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi Republik Indonesia dalam rangka kesiapan pencegahan penyebaran virus korona.

    Dia mengimbau masyarakat yang ingin melakukan perjalanan dari Sumatra ke Jawa untuk melengkapi dokumennya sesuai surat edaran (SE) dari Satgas Covid-19. Yakni surat izin keluar masuk (SIKM), surat tugas bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, karyawan perusahaan/BUMN.

    Baca: Banyak Pemudik Lolos, Satpol PP DIY: Kami Bukan Robot

    Kemudian, masyarakat juga harus dilengkapi surat keterangan resmi hasil rapid test antigen covid-19 dan GeNose maupun polymerase chain reaction (PCR) yang berlaku 1x24 jam. Apabila tidak mampu melengkapi dokumen tersebut, maka akan diputar arah atau dilakukan tes antigen di lokasi pos pemeriksaan.

    Dia menuturkan, bila pelaku perjalanan sudah dilakukan pengecekan di posko pemeriksaan, akan diberikan tanda khusus. Agar saat tiba di posko terakhir di Pelabuhan Bakauheni semuanya sudah selesai.

    "Sedangkan untuk pengendara roda dua akan dilakukan pemeriksaan di Jalan Arteri Simpang Hatta, Pelabuhan Bandar Bakau dan Pelabuhan Bakauheni," kata Pandra.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id