Kontak Tembak di Kabupaten Puncak, Satu Prajurit Terluka

    Antara - 14 Februari 2021 13:36 WIB
    Kontak Tembak di Kabupaten Puncak, Satu Prajurit Terluka
    Kendaraan milik PT Unggul yang diduga dibakar KKB di Kabupaten Puncak. (ANTARA/HO-Polres Puncak)
    Jayapura: Seorang prajurit dari Yonif 751/MTL terluka akibat terkena rekoset peluru dalam baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua.
     
    "Memang benar dalam kontak senjata yang terjadi pada Sabtu sore, 13 Februari 2021, Prada Maulana terkena rekoset peluru di bagian hidungnya," kata Dandrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan, Minggu, 14 Februari 2021.
     
    Iwan menyebutkan korban sekarang dalam kondisi stabil. Setelah ditangani paramedis di Puskesmas Ilaga, korban kembali ke pos.
     
    Menurutnya, kontak senjata tersebut terjadi saat anggota TNI/Polri pulang dari melihat kamp dan kendaraan yang dibakar KKB.

    Baca juga: 126 Orang di Pondok Modern di Bangka Positif Covid-19

    Dari laporan yang diterimanya, saat pulang, rombongan ditembak hingga terjadi baku tembak, kemudian seorang prajurit terkena rekoset.
     
    Sebelumnya, Kapolres Puncak AKBP Decky Saragih menyatakan KKB pimpinan Lekagak Telenggen yang diduga menjadi pelaku pembakaran kamp dan kendaraan milik PT Unggul.
     
    Pembakaran diduga dilakukan pada Rabu, 10 Februari 2021, setelah anggota melakukan olah TKP sekaligus mengambil sepeda motor milik korban Rusman Heidar, 30, yang dianiaya hingga tewas pada hari Senin, 8 Februari 2021.

    "Saat mengambil sepeda motor korban, Selasa, 9 Februari 2021, rombongan ditembaki hingga terjadi baku tembak," kata AKBP Saragih.


    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id