Pemkot Tangerang Tetap Laksanakan Vaksinasi saat Ramadan

    Hendrik Simorangkir - 08 April 2021 14:58 WIB
    Pemkot Tangerang Tetap Laksanakan Vaksinasi saat Ramadan
    Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir



    Tangerang: Vaksinasi covid-19 di Kota Tangerang tetap akan dulakukan selama Ramadan. Hal tersebut sesuai rujukan aturan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui fatwa Nomor 13 tahun 2021 terkait vaksinasi covid-19 tidak membatalkan puasa dan boleh dilakukan bagi umat Islam, yang sedang berpuasa.

    "Untuk lokasinya, kami akan lebih dekatkan agar memudahkan para penerima vaksin. Begitu juga soal waktunya, yang tadinya sehari satu Puskesmas bisa 400 sasaran, saat Ramadan menjadi 100 sasaran per hari," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi, Kamis, 8 April 2021.






    Baca: Riau Buka Posko Perbatasan Cegah Transmisi Covid-19

    Liza menjelaskan saat melakukan vaksinasi saat Ramadan mengalami perubahan waktu dibanding dengan hari biasanya. Hal tersebut disesuaikan melalui perundingan beberapa pihak terkait.

    "Sebelum Ramadan, Dinkes menggelar vaksinasi dari pukul 07.00-17.00 WIB. Sedangkan saat Ramadan, Dinkes akan melaksanakan hingga pukul 11.00 WIB," jelasnya.

    Liza menuturkan vaksinasi di Kota Tangerang saat ini sedang berlangsung untuk kategori lansia dan menjadi prioritas pihaknya. Pasalnya, angka kematian covid-19 berdasarkan data per 4 April 2021, terbanyak 75 persen yaitu usia 60 hingga 69 tahun.

    "Vaksinasi lansia dosis kedua pada saat Ramadan dengan target sasaran 45 ribu dari 117.010 lansia. Jika dalam waktu dekat Pemkot Tangerang dapat jatah vaksin lagi, kembali kami prioritaskan untuk kategori lansia," ungkapnya.

    Menurut Liza hingga saat ini vaksinasi di Kota Tangerang sudah menyasar 13 ribu tenaga kesehatan, 45 ribu pelayan publik dan proses penyelesaian 45 ribu sasaran lansia. Sedangkan untuk perkembangan kasus di Kota Tangerang saat ini menurun, dengan 20 kasus per harinya.

    "Alhamdulillah sudah menurun, dari 80-an kasus per hari tertinggi, saat ini 20-an kasus per hari. Semoga kian menunjukkan penurunan," ujarnya.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id