Dishub Kota Malang Awasi Protokol Kesehatan di Angkutan Umum

    Daviq Umar Al Faruq - 27 Oktober 2020 16:38 WIB
    Dishub Kota Malang Awasi Protokol Kesehatan di Angkutan Umum
    ilustrasi Medcom.id
    Malang: Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Jawa Timur, mengawasi penerapan protokol kesehatan (prokes) di setiap angkutan umum. Penerapan prokes ini ditekankan untuk menyambut libur panjang akhir pekan pada Kamis, 28 Oktober hingga Minggu, 1 November 2020.

    "Masih ada masyarakat yang menggunakan moda transportasi umum saat libur panjang. Sehingga kami memastikan moda transportasi bus tetap safety untuk digunakan masyarakat dan protokol kesehatan diterapkan," kata Kepala Dishub Kota Malang, Handi Priyanto, Selasa, 27 Oktober 2020.

    Baca: Pemkot Bekasi Terbitkan Surat Edaran Protokol Kesehatan untuk Bioskop

    Handi menjelaskan sejak pandemi covid-19, jumlah pengguna angkutan umum bus mengalami penurunan. Bila sebelumnya rata-rata bus yang berangkat per hari berkisar 380-400 unit. Namun akibat pandemi bus yang beroperasi turun hingga 70-80 unit per hari.

    Meski begitu Dishub Kota Malang tetap melakukan pengecekan secara berkala menjelang libur panjang. Segala kesiapan diperiksa agar angkutan umum lebih aman saat digunakan masyarakat. Mulai dari pemeriksaan lampu, rem, kopling, safety belt, pemecah kaca dan lain-lain.

    "Seluruh bus kita periksa. Hari ini kita sudah periksa sekitar 60 unit. Ada tiga bus yang kita grounded, dua karena bannya halus, satu kirnya mati. Kita tidak izinkan untuk jalan," jelasnya.

    Sementara Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution, mengatakan Kota Malang merupakan salah satu daerah yang menjadi tujuan tempat wisata. Sehingga perlu adanya pemeriksaan persiapan bus-bus yang akan beroperasi.

    "Tentunya dalam Operasi Semeru 2020 juga, kita menekan angka kecelakaan lalu lintas dan angka pelanggaran," kata Ramadhan.

    Di sisi lain Ramadhan mengimbau kepada pengemudi bus tetap menerapkan protokol kesehatan saat beroperasi selama pandemi covid-19. Salah satunya dengan mengajak penumpang untuk mengenakan masker sesuai anjuran pemerintah.

    "Sesuai inpres 6 2020 pendisplinan masyarakat, sehingga kami sampaikan dan kami imbau supaya kernetnya mengimbau penumpang-penumpang yang hendak naik bus," ungkap Ramadhan.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id