comscore

Proyek Jembatan Gladak Perak Ditarget Rampung Sebelum Lebaran

Daviq Umar Al Faruq - 09 April 2022 14:17 WIB
Proyek Jembatan Gladak Perak Ditarget Rampung Sebelum Lebaran
Jembatan Gantung Darurat Gladak Perak di Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Jawa Timur,m/Kominfo Lumajang.
Lumajang: Pembangunan Jembatan Gantung Gladak Perak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ditarget rampung sebelum Lebaran 2022. Sebelumnya, Jembatan Gladak Perak ambruk lantaran erupsi Gunung Semeru pada Desember 2021.

"Sesuai target, direncanakan 20 April 2022 jembatan ini sudah bisa di gunakan. Saat ini sedang merangkai infrastruktur gantung yang tengah," kata Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, Sabtu, 9 April 2022.
Thoriq menambahkan, jembatan gantung yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu hanya jembatan darurat. Artinya hanya digunakan sementara sebelum jembatan permanen kembali dibangun.

"Jembatan gantung hanya digunakan sebagai akses bagi kendaraan roda dua serta kendaraan darurat seperti ambulans yang membawa pasien dalam kondisi darurat," ujarnya.

Jembatan Gladak Perak merupakan penyambung Kecamatan Candipuro dan Kecamatan Pronojiwo. Selain itu, jembatan tersebut juga menjadi jalur ekonomi masyarakat di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang.

Baca juga: Jembatan Darurat Gladak Perak Lumajang Mulai Dibangun

Sebelumnya, Jembatan Gladak Perak yang menghubungkan wilayah Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terputus akibat erupsi Gunung Semeru. Gunung setinggi 3.676 Mdpl tersebut sebelumnya menunjukkan peningkatan aktivitas pada Sabtu, 4 Desember 2021 sekira pukul 15.30 WIB.

Direktur Jendral Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hedy Rahadian, mengatakan, jembatan tersebut akan kembali dibangun di titik yang sama. Namun dengan struktur bangunan yang berbeda.

Hedy juga menyampaikan bahwa kerusakan Geladak Perak salah satunya diduga karena pondasi yang menopang dari bawah sudah terkikis oleh terjangan lahar dingin. Juga, ditambah dengan pengaruh awan guguran panas.

Oleh karena itu, pihaknya akan mengonstruksi ulang struktur bangunan jembatan Geladak Perak agar nantinya tidak bergantung pada pondasi bawah.

"Nanti akan kita ganti, konstruksinya akan kita balik, jadi ini runtuhnya kan bangunan bawah jadi kita nanti tidak akan gunakan pondasi dibawah, tapi sifatnya nanti melengkung keatas," katanya, usai melakukan pemantuan bekas runtuhan Geladak Perak, di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa, 7 Desember 2021


(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id