comscore

Remaja Pelaku Tawuran di Palembang Diganjar Pelatihan Kerja

Antara - 12 April 2022 14:38 WIB
Remaja Pelaku Tawuran di Palembang Diganjar Pelatihan Kerja
Tangkapan layar Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib menjelaskan terkait upaya pembinaan terhadap remaja pelaku tawuran di Palembang, Sumatera Selatan. (ANTARA/HO- Multimedia Bidhumas Polda Sumsel)
Palembang: Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang, Sumatra Selatan, mengoptimalkan upaya pembinaan terhadap para remaja pelaku tawuran dengan mengikutsertakan mereka dalam program pelatihan kerja.

“Kami bekerja sama dengan UPTD Balai Latihan Kerja Disnaker Sumsel, rencananya setelah Lebaran nanti mereka (remaja pelaku tawuran) diprogramkan masuk ke BLK,“ Kata Kepala Polrestabes Palembang Kombes Mokhamad Ngajib, Selasa, 14 April 2022.
Menurut Ngajib, pelatihan kerja itu disiapkan untuk diikuti oleh sekitar 25 remaja dan anak-anak pelaku tawuran.

Para pelaku tersebut diamankan aparat kepolisian dalam operasi patroli yang dilakukan selama Ramadan dari banyak lokasi. Salah satunya di Kelurahan ¾ Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1.

Polisi mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa senjata tajam, bom molotov, dan benda tumpul seperti balok kayu dan batu yang digunakan dalam aksi tawuran.

Baca juga: Sejumlah Remaja Ditangkap Usai Perang Sarung Menggunakan Celurit

Aksi tawuran antar-remaja itu berlangsung saat malam hari hingga setelah subuh atau bertepatan dengan aktivitas membangunkan warga untuk sahur.

“Terkait ini sudah saya tekankan dari awal sebaiknya kebiasaan asmara subuh atau membangunkan sahur itu harus diawasi orang tua dan warga, atau dihentikan saja kalau akhirnya anak-anak berkumpul kemudian tawuran,” katanya.

Sebagai pembinaan awal, lanjut dia, polisi mendata identitas diri pelaku sekaligus meminta pihak orang tua, ketua RT setempat, dan guru di sekolah untuk menandatangani surat pernyataan untuk mempertanggungjawabkan para remaja itu tidak melakukan tawuran kembali, jika terulang konsekuensinya ditindak secara hukum.

“Kemudian ditambah dengan melalui pelatihan kerja, sehingga para remaja itu bisa mengembangkan keterampilan diri dalam hal yang positif lalu tidak kembali terlibat aksi tawuran yang merugikan itu,” ujarnya.

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id