comscore

KAI Semarang Perbarui Syarat Perjalanan, Tak Wajib Tes Covid-19

Mustholih - 18 Mei 2022 22:28 WIB
KAI Semarang Perbarui Syarat Perjalanan, Tak Wajib Tes Covid-19
Kereta api jarak jauh. Foto: Medcom/Anggi
Semarang: PT KAI memperbarui syarat perjalanan kereta api menyusul penghapusan kewajiban hasil tes negatif covid-19 bagi pelaku perjalanan domestik dan luar negeri yang telah menerima vaksin dosis lengkap. KAI menghapus kewajiban menunjukkan hasil negatif tes negatif covid-19 tersebut bagi setiap penumpang kereta api jarak jauh.

Humas KAI Daerah Operasional 4 Semarang, Krisbiyantoro, mengatakan pembaruan syarat perjalanan kereta api berlaku mulai keberangakatan 18 Mei 2022.
“KAI mendukung seluruh kebijakan pemerintah untuk perjalanan kereta api di masa pandemi covid-19. Relaksasi protokol kesehatan tersebut diharapkan dapat menjadi titik balik kebangkitan moda transportasi kereta api dan turut berkontribusi untuk pemulihan ekonomi nasional,” kata Krisbiyantoro, Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 18 Mei 2022.

Namun, penumpang yang baru menerima satu dosis vaksin masih wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1x24 jam atau tes RT-PCR 3x24 jam.

"Bagi yang tidak divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah disertai hasil negatif Rapid Tes Antigen 1x24 jam atau tes RT-PCR 3x24 jam," ujar Krisbiyantoro.

Sedangkan, aturan menggunakan masker masih menjadi syarat perjalanan kereta api selama dalam kereta api dan saat berada di stasiun. Menurut Krisbiyantoro, masker yang digunakan merupakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu.

"Pelanggan harus mengganti masker secara berkala setiap 4 jam dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan. Pelanggan diimbau untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan," jelas Krisbiyantoro.

Baca: Berlaku Mulai Hari Ini, Berikut Aturan Terbaru Naik Kereta Api Jarak Jauh

Penumpang pesawat di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, juga menerapkan kebijakan serupa. Heru trisno Wibowo selaku Humas Bandara Ahmad Yani menyatakan penumpang pesawat yang sudah menerima vaksinasi dosis kedua atau vaksinasi dosis ketiga tidak diwajibkan menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

"Tapi, penumpang yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3x24 jam atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan," ujar Heru.

Dengan pembaruan peraturan perjalanan, kata Heru, Bandara Ahmad Yani meminta penumpang pesawat mematuhi dan menerapkan ketentuan yang berlaku.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id