comscore

Hewan Ternak di Kaltim Diklaim Aman dari Penyakit Mulut dan Kuku

Antara - 17 Mei 2022 07:58 WIB
Hewan Ternak di Kaltim Diklaim Aman dari Penyakit Mulut dan Kuku
Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim, Munawwar. Dokumentasi/ Humas Pemprov Kaltim
Samarinda: Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kalimantan Timur memastikan wilayah setempat aman dari penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim, Munawwar, mengatakan berdasarkan informasi Kementerian Pertanian RI bahwa kasus PMK tersebut telah terjadi di Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang kini berstatus wabah PMK.
"Alhamdulillah, Kaltim aman. Tapi, karena berdasarkan informasi Kementan RI maka kebijakan Provinsi Kaltim, yaitu menghentikan pasokan sapi maupun indukan dari Jatim dan NTB," kata Munawwar di Samarinda, Senin, 16 Mei 2022.

Baca: Wabah PMK di Sumbar Belum Pengaruhi Harga Daging

Dia mengungkapkan dalam upaya pencegahan terjadinya penularan PMK, pihaknya telah melakukan uji kesehatan pada ternak sapi, kambing, dan domba kurang lebih 2.566 ekor di lokasi peternakan dan rumah potong hewan (RPH) se-Kaltim.

Dari uji hewan ternak yang dilakukan secara bertahap belum ditemukan gejala klinis. Misalnya, mulut melepuh atau kuku sakit.

Namun demikian terkait proses laboratorium dari ternak yang disurvei masih dalam proses dan menunggu hasil.

"Karena kedua provinsi telah terjadi wabah PMK, maka Pemprov mengimbau pedagang maupun siapa saja untuk tidak mendatangkan sapi maupun ternak lainnya ke Kaltim. Semua untuk mencegah," jelasnya.

Dari kebijakan yang ditetapkan Pemprov Kaltim tersebut maka konsekuensinya stok daging sapi hanya berasal dari Sulawesi sehingga dengan kebijakan tersebut berimbas pada stok daging akan berkurang dan harga daging sapi naik.

"Yang jelas, itu sudah hukum pasarnya begitu, semoga saja cepat berlalu," ungkap Munawar.

 

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id