Covid-19 Meningkat di Kota Mojokerto, Pemda Tambah Ruang Isolasi

    Tamam Mubarok - 18 Juni 2021 17:20 WIB
    Covid-19 Meningkat di Kota Mojokerto, Pemda Tambah Ruang Isolasi
    Sidomulyo gang 4, Kota Mojokerto dijaga petugas setelah ditetapkan lockdown. Metrotv/Tamam



    Mojokerto: Jumlah warga yang terpapar virus covid-19 di Sidomulyo, Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, terus bertambah. Jika sebelumnya hanya terdeteksi 5 orang kini jumlah warga yang terpapar mencapai 50 orang. 

    Tidak hanya di Sidomulyo gang 4 saja, namun di gang 3 tim tracing juga menemukan warga yang terpapar covid. Mereka saling kontak erat satu sama lain. Mengantisipasi lonjakan suspect covid baru, pemerintah setempat segera menambah kamar isolasi baru. 

     



    "Dari hasil yang kami tracing ada 96 warga kontak erat, yang positif 50 orang. 44 orang positif berdasarkan swab PCR, yang 6 berdasarkan rapid antigen," kata Jubir Satgas Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo saat dikonfirmasi, Jumat, 18 Juni 2021. 

    Selain melakukan tracing di dua gang tersebut, tim satgas covid-19 Kota Mojokerto juga memperluas pelacakan. Tim tracing melakukan perluasan hingga ke gang 9. Sebab tidak menutup kemungkinan jumlah warga yang terpapar bertambah di Klaster Sidomulyo. "Tracing Rabu lalu, 45 kontak erat di Sidomulyo gang 3, 4 dan 9. Mereka telah menjalani tes swab antigen," ujarnya. 

    Baca: 2.924 ODGJ di Palembang Segera Divaksin Covid-19

    Usai menjalani swab antigen, sampel werga di tiga gang tersebut dikirim ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Jumlah kasus yang dipresiksi akan bertambah ini, membuat pemda setempat menyiapkan tempat isolasi baru salah satunya di Rusunawa Cinde, Kecamatan Prajurit Kulon.

    "Secara keseluruhan patut segera mengantisipasi dengan menambah kapasitas tempat tidur. Rumah sakit lain bisa difungsikan untuk memperkuat ruang isolasi," ujarnya.

    Sementara itu Satgas Covid-19 Kota Mojokerto juga melakukan lockdown di gang tiga Sidomulyo. Hal ini menyusul empat warga yang tinggal di gang ini meninggal dunia. Selain itu sejak Selasa, 15 Juni 2021, puluhan warga telah dievakuasi dan menjalani swab massal untuk mendeteksi penyebaran covid-19. 

    Kota Mojokerto sendiri saat ini masih berstatus zona oranye. Artinya wilayah ini beresiko sedang penyebaran covid-19. Sampai dengan Rabu, 16 Juni 2021, jumlah kasus covid yang semula 2.747 jiwa menjadi 2.775 jiwa. Rinciannya yakni 105 pasien dalam perawatan, 2.480 sembuh, serta 190 pasien meninggal dunia.

    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id