Sektor Pariwisata Enggan Dijadikan Kambing Hitam Jika Covid-19 Naik

    Ahmad Mustaqim - 21 Oktober 2021 19:21 WIB
    Sektor Pariwisata Enggan Dijadikan Kambing Hitam Jika Covid-19 Naik
    Jalan Malioboro. Medcom.id-Ahmad Mustaqim



    Yogyakarta: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta pemerintah mendukung perekonomian bisa terus bergerak. PHRI berharap kesehatan menjadi garis besar perjalanan merangkak ekonomi akibat hempasan pandemi covid-19.

    Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo Eryono, mengatakan kebijakan one gate system atau sistem satu pintu masuk bisa menjadi bagian dari hal itu. Ia berharap skrining melalui satu pintu bisa menjaga kesehatan masyarakat di Kota Yogyakarta.

     



    "Supaya karyawan, properti, tamu, dan kami, sehat. Saat (wisatawan) kembali ke wilayahnya tetap kondisi sehat. Ini jadi branding untuk Yogyakarta," kata Deddy di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Kamis, 21 Oktober 2021.

    Baca: Komplotan Maling Gondol Pajero Usai Ancam Pemilik Pakai Samurai

    Deddy tak mau sektor pariwisata jadi kambing hitam apabila terjadi lonjakan kasus covid-19. Menurut dia anggota PHRI DIY sudah melakukan proses verifikasi protokol kesehatan, mengurus sertifikat CHSE, vaksinasi, hingga QR Code aplikasi Peduli Lindungi.

    "Kata kunci pariwisata di era pandemi adalah aman, sehat, nyaman. Kita tahu, jangan sampai pariwisata jadi kambing hitam lonjakan kasus," jelasnya.

    Deddy menjelaskan sudah 60% anggota PHRI DIY, dari total 289 anggota, yang sudah memiliki QR Code aplikasi Peduli Lindungi. Selain itu, anggota PHRI DIY yang telah memiliki sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sudah 90%.

    Menurut dia tugas pemerintah saat ini melakukan pemantauan homestay, restoran kecil, dan warung makan di luar PHRI yang belum sepenuhnya taat prokes. Ia merukup pada temuan kasus covid-19 di warung makan.

    "Ini harus diedukasi. Jangan sampai, ini (PPKM) level 2 seneng-seneng (beraktivitas) tanpa prokes. Sebagian kecil pelaku usaha belum menerapkan prokes," ungkapnya.
     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id