Petasan yang Dijual Sebabkan Korban Tewas, Penjualnya Ditangkap Polisi

    Antara - 14 Mei 2021 14:14 WIB
    Petasan yang Dijual Sebabkan Korban Tewas, Penjualnya Ditangkap Polisi
    Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma menunjukkan alat-alat yang digunakan untuk membuat bahan petasan. ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif



    Kudus: Polres Kudus menangkap penjual bahan petasan asal Pati, Jawa Tengah, buntut kasus ledakan petasan di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jateng. Peristiwa ledakan itu menyebabkan satu orang yewas dan tiga orang luka.

    "Berdasarkan hasil pengembangan kasus ledakan petasan di Desa Karangrowo pada Rabu, 12 Mei, diketahui bahan petasan-nya dibeli dari Sukolilo, Kabupaten Pati," kata Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma di Kudus, Jumat, 14 Mei 2021.

     



    Dia menerangkan, jajarannya berhasil mengidentifikasi penjual berinisial AM, 42. Pelaku ditangkap di sekitar tempat tinggalnya di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Kamis dini hari, 13 Mei 2021.

    "Tersangka memperjualbelikan bahan peledak untuk membuat petasan sejak dua tahun terakhir," terangnya.

    Baca: 1 Orang Tewas dan 3 Luka-luka Akibat Ledakan Petasan di Kudus

    Pihaknya menyita sejumlah alat yang digunakan untuk meracik bahan peledak. Antara lain, satu buah botol kaca, satu buah karung sak warna putih yang digunakan sebagai alas, satu bungkus plastik, satu saringan kopi dan satu buah timbangan.

    "Sementara barang bukti bahan peledak atau obat petasannya, sudah habis terjual," ungkapnya.

    Polisi juga menyita barang bukti 21 petasan berukuran panjang 15 cm dan diameter 5 cm yang dijual ke sejumlah pemuda yang menjadi korban ledakan petasan di Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.

    Tersangka AM mengakui bisa meracik sendiri karena sebelumnya bekerja di tambang. Bahan yang digunakan, mulai dari 'loras', belerang dan 'brom' yang diperoleh di lokal Pati.

    "Membuatnya setiap bulan puasa atau menjelang Lebaran untuk dijual dengan harga Rp150 ribu per kilogram, sedangkan yang sudah terjual mencapai 6 kilogram," ujarnya.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id