Gernas BBI Fokus Tingkatkan Kualitas Produk UMKM Lokal

    Antara - 02 Mei 2021 23:26 WIB
    Gernas BBI Fokus Tingkatkan Kualitas Produk UMKM Lokal
    Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informatika, Septriana Tangkary. ANTARA/tangkapan layar



    Kupang: Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) fokus pada peningkatan kualitas produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal sehingga memperkuat posisi sebagai nilai tambah yang dihasilkan pengrajin atau seniman Indonesia.

    Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary, mengatakan kualitas produk sangat penting untuk mempertahankan eksistensi di pasar lokal maupun mancanegara.






    "Untuk tahun 2021, Gernas BBI berfokus pada peningkatan kualitas produk UMKM lokal sehingga memperkuat posisi sebagai high value product yang dihasilkan oleh pengrajin/seniman Indonesia (Indonesian Artisanal) di seluruh kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia," kata Septriana Tangkary, di Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur, Minggu, 2 Mei 2021.

    Baca: Ekonomi Belum Pulih, Ibas Gelontorkan Ribuan Bantuan Sembako

    Dia menjelaskan target lainnya pada tahun 2021 adalah peningkatan peran aktif pemerintah daerah untuk kesuksesan Gernas BBI. Menurutnya daerah pariwisata prioritas di Indonesia dipilih secara bergantian untuk menjadi highlight setiap bulan.

    Septriana mengatakan pandemi covid-19 memiliki dampak yang besar bagi semua, terutama bagi pelaku UMKM. Dalam hal ini pemerintah hadir melalui bantuan stimulus UMKM dengan total anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp699,43 triliun dengan alokasi sebesar Rp186,81 triliun bagi UMKM.

    "Jumlah tersebut di antaranya untuk bantuan modal kerja produktif, pinjaman tanpa bunga dan pemberian bantuan kepada usaha kecil
    mikro," jelasnya.

    Septriana berharap UMKM bisa bangkit di masa pandemi dengan adanya anggatan tersebut. UMKM disebut memiliki kontribusi penting bagi perekonomian negara. Jumlah kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 56-59 persen.

    Jumlah UMKM di Indonesia mencapai lebih dari 64 juta unit dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 97 persen. "Dari jumlah tersebut sekitar 17,1 persen pelaku UMKM telah memanfaatkan platform online untuk memasarkan produknya," ungkapnya.


     

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id