Mei, Bio Farma Pasok Vaksin Covid-19 18 Juta Dosis

    Roni Kurniawan - 30 April 2021 22:14 WIB
    Mei, Bio Farma Pasok Vaksin Covid-19 18 Juta Dosis
    ilustrasi Medcom.id



    Bandung: Induk Holding BUMN Farmasi Bio Farma, siap memasok vaksin covid-19 antara 16-18 juta dosis untuk bulan Mei mendatang. Hal ini menyusul setelah kembali diterimanya pengiriman kesepuluh bulk vaksin Covid-19 pada 30 April 2021 sebanyak enam juta dosis dari Sinovac.

    Selain bulk vaksin Sinovac, Holding BUMN Farmasi melalui anggotanya, Kimia Farma, dijadwalkan akan menerima tahap pertama vaksin Covid-19 dari produsen lainnya yaitu Sinopharm, dalam bentuk produk jadi sebanyak 482.400 dosis. Vaksin tiba di Cargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pukul 12.05 WIB. Vaksin diterima Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate.






    "Pada hari ini telah tiba vaksin covid-19 sejumlah 6.000.000 dosis dalam bentuk bahan baku atau bulk yang berasal dari Sinovac Biotech Ltd. dan 482.400 dosis vaksin dalam bentuk jadi dari Sinopharm China National Pharmaceutical Corp," kata Johny dalam keterangan resmi, Jumat, 30 April 2021.

    Baca: 4 Hal Seputar Vakasin Sinopharm yang Sampai Hari Ini di Indonesia

    Dia melanjutkan, total sudah menerima 65.500.000 dosis vaksin dalam bentuk bahan baku atau bulk. Selain itu juga 8.448.000 dosis vaksin dalam bentuk jadi dari Sinovac, Sinopharm, dan Covax/Gavi Facility (merek AstraZeneca).

    Kedatangan vaksin bentuk konsistensi pemerintah dalam mendapatkan pasokan vaksin secara bertahap di tengah situasi negara dunia berlomba mendapatkan vaksin covid-19.

    Sekretaris Perusahaan Bio Farma sekaligus Juru Bicara Vaksin Covid-19, Bambang Heriyanto, mengatakan kedatangan bulk sebanyak enam juta dosis akan menambah pasokan bulk vaksin menjadi 65.500.000 juta dosis vaksin covid-19. Dari jumlah tersebut akan dikonversi menjadi produk jadi sebanyak kurang lebih 52.800.000 juta dosis.

    "Dari jumlah tersebut, Bio Farma akan memproduksi secara bertahap hingga mencapai 52.800.000 juta dosis vaksin covid-19 yang diperkirakan akan rampung pada 22 Mei 2021," terangnya.

    Baca: Menkominfo: Pemerintah Serius Amankan Pasokan Vaksin Covid-19

    Adapun yang kini berproses di fasilitas fill and finish di Bio Farma, masih menggunakan persediaan supply bulk minggu ke-3 bulan April 2021 yaitu sebanyak 59.500.000 juta
    dosis. Kelak akan menjadi finish produk sebanyak 46.000.000 - 47.000.000 dosis.

    "Jumlah vaksin Covid-19 yang sudah berhasil diproduksi sebanyak 41.000.000 dosis," ujarnya.

    Sementara itu, untuk pendistribusian vaksin covid-19, akan dilakukan setelah mendapatkan lot release dari Badan POM. Terhitung 28 April 2021, jumlah vaksin covid-19 yang sudah terdistribusi sebanyak hampir 22.500.000 juta dosis. Jumlah ini diluar vaksin CoronaVac sebanyak 3.000.000 dosis dan vaksin  AstraZeneca (Covax) sebanyak 1.113.600 dosis yang sudah didistribusikan sebelumnya.

    "Bio Farma akan terus mendistribusikan vaksin covid-19 ke seluruh provinsi di Indonesia sesuai dengan instruksi dari Kementerian Kesehatan," jelasnya.

    Sampai dengan 30 April sudah lebih dari 25.000.000 dosis vaksin covid-19 yang terdistribusi ke seluruh provinsi di Indonesia. Jumlah bertambah sebanyak 16.000.000 -18.000.000 dosis pada bulan Mei mendatang.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id