TPAKD Didorong Segera Pulihkan Ekonomi

    Rhobi Shani - 10 November 2020 16:31 WIB
    TPAKD Didorong Segera Pulihkan Ekonomi
    Ilustrasi (ANTARAFOTO/Fanny Octavianus)
    Jepara: Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) diminta untuk segera memulihkan sektor pendidikan dan ekonomi, khususnya Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM). Pelaku UMKM di tengah pandemi covid-19 banyak menuai kendala.

    Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jateng dan DIY, Aman Santosa, mengatakan saat ini, 50 persen UMKM di Jateng dan DIY terkendala pemasaran, 25 perse terkendala pembiayaan, dan sisanya 25 persen lagi mengalami kendala produksi, dan bahan baku.

    "Sepanjang tahun 2020 kami fokus upaya percepatan pemulihan ekonomi masyarakat. Sebetulnya banyak sekali sumber daya ekonomi dan kelembagaan jika dikoordiasikan bisa membangkitkan ekonomi di Jateng," ujar Aman dalam rapat yang digelar dalam jaringan (daring) terkait pemulihan ekonomi saat pandemi Covid-19, Selasa, 10 November 2020.

    OJK tengah menyiapkan program yang dapat ditangkap oleh pemerintah kabupaten dan kota di Jateng. Antara lain, program satu rekening satu pelajar (Kejar). Lalu businerss maching atau fasilitasi pembayaran kepada UMKM yang disebut dengan program UMKM Bangkit.

    Baca: OJK Yakin Kredit Bisa Tumbuh 3% Akhir Tahun

    "Kemudian ada juga program Srikandi, yaitu sistem informasi akses keuangan daerah terintegrasi dan kredit pembiayaan murah melawan rentenir yaitu Mitra 25 dan KMB," kata Aman.

    Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Prasetyo Ariwibowo, mengatakan pada masa pandemi TPKAD dapat mendorong masyarakat mendapatkan modal dan pembiayaan usaha.

    "Kita ingin dorong UMKM menjadi penopang kebangkitan ekonomi di Jateng," kata Prasetyo.

    Kepala BPKAD Kabupaten Jepara, Lukito Sudi Asmara, mengatakan pemerintah Kabupaten Jepara saat ini tidak hanya fokus pada pencegahan penyebaran covid-19, tapi juga pemulihan ekomoni masyarakat.

    "Perekonomian masyarakat harus tetap berjalan. Berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah," kata Lukito.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id