Lima Penumpang Tabrakan Kapal di Sebangau Tewas

    Antara - 09 Maret 2020 21:34 WIB
    Lima Penumpang Tabrakan Kapal di Sebangau Tewas
    Petugas mencari korban tabrakan speed boat di Sungai Sabangau, Palangka Raya, Senin. (Foto: ANTARA/Rendhik Andika).
    Palangka Raya: Sebanyak lima orang korban tabrakan kapal di Sungai Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Kelima korban itu yakni, Dandim 1011/Kapuas Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, tiga pegawai Taman Nasional Sebangau yaitu Ibnu Yudistira, Mutiara dan Novi, serta seorang anggota Polisi Kehutanan bernama Bu Agung.

    "Kejadiannya sekitar pukul 12.00 WIB. Untuk lokasi kejadian di Sungai Sebangau Kereng Bangkirai tikungan murung 10-15 menit dari Dermaga Kereng Bangkirai," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan di Palangka Raya, Kalteng, Senin, 9 Maret 2020.

    Baca: 5 Penumpang Kapal Cepat Taman Nasional Sebangau Hilang

    Hendra mengatakan, dirinya belum tahu persis bagaimana kejadian sebenarnya. Saat ini upaya di lapangan difokuskan pada penanganan korban meninggal dunia maupun luka-luka.

    Saat ini Polda masih menghimpun data berapa jumlah penumpang yang belum ditemukan dan kondisinya. Polda segera memberikan keterangan pers lanjutan terkait perkembangan hasil pencarian di lapangan.

    Informasi awal yang ia terima bahwa longboat L300 milik Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng terlibat kecelakaan dengan kapal cepat TNI AD Den Bekang XII/Tpr yang saat itu hendak melakukan pengecekan lokasi guna mengamankan VVIP Kunjungan Raja dan Ratu Belanda yang akan datang ke Kota Palangka Raya.

    Kapal cepat milik TNI AD atau tim survei rute kunjungan pengamanan VVIP Raja Wilem Alexander dan Ratu Maxima di Provinsi Kalimantan Tengah yang dipimpim oleh Dansubsatgas Pam VVIP Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono yang merupakan Dandim 1011/Klk.

    Dalam satu rombongan di kapal cepat TNI AD berjumlah 19 orang yakni delapan orang anggota TNI terdiri empat orang anggota Kodim 1011/Klk dan empat orang anggota Den Bekang.

    Kemudian satu orang warga pemandu jalan, satu orang warga Amerika, satu orang guard warga Amerika dan tujuh orang Paspampres.

    Sebanyak 18 orang dalam kapal cepat TNI AD itu selamat dan satu orang ditemukan meninggal dunia yaitu Dandim Kuala Kapuas. Sementara korban meninggal dunia sisanya merupakan penumpang longboat milik Dinas Kehutanan yang sebagian merupakan pegawai Taman Nasional Sebangau.

    Berdasarkan pantauan di lapangan, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran beserta sejumlah instansi lainnya, melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

    Sugianto menginstruksikan sejumlah instansi terkait agar aktif dalam melakukan pencarian korban kecelakaan air di Sungai Sebangau Kereng Bangkirai tersebut.

    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id