Ganjar Ingin Pelaku Perundungan Ikuti Pendidikan Militer

    Antara - 13 Februari 2020 17:57 WIB
    Ganjar Ingin Pelaku Perundungan Ikuti Pendidikan Militer
    Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
    Semarang: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ingin pelaku perundungan di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Purworejo mengikuti pendidikan kemiliteran selama beberapa bulan. Ganjar ingin pendidikan militer bisa memberikan efek jera kepada pelaku.

    "Menurut saya, hal itu (hukuman mengikuti pendidikan kemiliteran) akan lebih mengena daripada mereka dihukum seperti pelaku pidana lainnya," kata Ganjar Pranowo di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, 13 Februari 2020.
     
    Ganjar menjelaskan selain ide tersebut, ada juga pihak yang mengusulkan agar para pelaku dihukum dengan cara sosial. Ganjar menyebutkan pengelola Rumah Disabilitas di Kota Semarang mengusulkan para pelaku menjadi sukarelawan di rumah penyandang disabilitas sehingga yang bersangkutan bisa mengerti dan muncul kepekaan.

    Menurut Ganjar, kedua usulan tersebut lebih pantas diberikan kepada para pelaku perundungan yang masih di bawah umur.

    "Karena yang menjadi korban perundungan adalah siswi penyandang disabilitas, pelaku diminta menjadi sukarelawan di yayasan atau rumah difabel. Efek jeranya bisa kena. Akan tetapi, dengan cara yang baik. Mudah-mudahan mereka akan tersentuh dan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi," jelas Ganjar.





    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id