21 Warga Sleman dan Kulonprogo Reaktif Covid-19

    Ahmad Mustaqim - 20 Mei 2020 09:42 WIB
    21 Warga Sleman dan Kulonprogo Reaktif Covid-19
    Ilustrasi: Medcom.id
    Yogyakarta: Sebanyak 21 warga di Kabupaten Sleman dan Kulon Progo diketahui reaktif usai menjalani rapid test. Rapid tes massal ini digelar di tempat umum untuk mendeteksi potensi penyebaran virus covid-19 (korona) yang ada di sejumlah klaster. 

    Kepala Bagian Humas dan Protokol Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan, rapid test yang dilaksanakan di GOR Pangukan ditujukan ke konsumen Indogrosir yang datang pada periode 19 April hingga 4 Mei. Konsumen swalayan itu diminta aktif melaporkan diri tentang riwayatnya. 

    "Yang datang mengikuti test adalah 348 orang dan hasilnya 18 orang reaktif," kata Shavitri dihubungi, Rabu, 20 Mei 2020. 

    Peserta rapid test yang reaktif harus menjalani swab. Mereka juga harus jalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari. 

    "Bagi yang reaktif akan difasilitasi petugas puskesmas yang mewilayahi untuk diantar ke pusat karantina kesehatan di Asrama Haji," katanya. 

    Klaster indogrosir merupakan salah satu klaster penyebaran covid-19 di DIY. Setidaknya, ada 35 kasus orang positif covid-19 dari klaster ini. Jumlah ini termasuk satu pasien awal, kasus 79, yang telah dinyatakan sembuh. 

    Sementara, Pemkab Sleman telah lakukan rapid test kepada sekitar 1.300 pengunjung Indogrosir. Hasilnya, 52 orang reaktif dan harus menjalani tes swab. 

    "Rapid tes ini merupakan putaran kedua. Tes serupa masih kita lakukan hari ini (20 Mei)," katanya. 

    Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan, ada tiga orang reaktif dari rapid tes yang dilaksanakan di tempat umum, seperti pedagang dan pengunjung pasar tradisional hingga swalayan pada Selasa, 19 Mei. Rapid test hingga kini masih dilakukan. 

    "Dari 178 peserta rapid tes, tiga reaktif. Orang dengan hasil reaktif saat ini dilakukan isolasi mandiri dan selanjutnya akan dilakukan swab test," kata Baning. 




    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id