RSPAU Hardjolukito Diminta Disiapkan Antisipasi Lonjakan Klaster Indogrosir

    Ahmad Mustaqim - 12 Mei 2020 15:53 WIB
    RSPAU Hardjolukito Diminta Disiapkan Antisipasi Lonjakan Klaster Indogrosir
    Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
    Yogyakarta: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meminta pemerintah Kabupaten Bantul dan Sleman, bersiap akan kemungkinan lonjakan kasus virus korona dari klaster pusat perkulakan Indogrosir.

    Salah satu tindakan yang bisa dilakukan yakni menyiapkan Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Hardjolukito, sebagai fasilitas kesehatan rujukan untuk perawatan pasien covid-19. 

    "Dari perkembangan klaster yang ada, termasuk Indogrosir kemarin, Sleman kan takut yang positif (bertambah) besar," kata Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Yogyakarta, Selasa, 12 Mei 2020. 

    Swalayan Indogrosir di Jalan Magelang Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, telah jadi klaster baru penyebaran covid-19. Kendati, karyawan pertama yang terkonfirmasi positif virus korona dinyatakan sembuh. 

    Baca juga: Pelonggaran Transportasi tak Menggugurkan Kewajiban Karantina

    Lebih lanjut, kata Sri Sultan, sebanyak 344 pekerja dari Indogrosir telah menjalani rapid test. Sedikitnya 60 orang dinyatakan reaktif usai tes dan 12 orang dari jumlah itu terkonfirmasi positif korona.

    Menurut Sri Sultan, seluruh rumah sakit rujukan covid-19 di DIY telah terisi 60 persen. Adapun RSPAU Hardjolukito baru dimanfaatkan satu lantai dari dua lantai yang tersedia. 
     
    "Jadi prinsip rumah sakit Hardjolukito itu bisa menampung 200 lebih (pasien). Mestinya bisa difungsikan tiga lantai karena tenaga kesehatannya dikirim ke Wisma Atlet," kata dia. 

    Sri Sultan pun meminta Pemkab Sleman dan Bantul berkoordinasi menyiapkan tenaga medis di rumah sakit tersebut. Meski bupati Sleman dan Bantul belum lakukan pertemuan, ia meminta hal tersebut menjadi pertimbangan. Terlebih, pelanggan dan pekerja Indogrosir berasal dari hampir semua wilayah DIY. 

    "Kapolda (DIY) sudah menawarkan RS Bhayangkara untuk merawat pasien (covid-19). Pilihan alternatif tetap ada, (RSPAU) hanya untuk antisipasi," jelasnya.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id