PSBB Proporsional, Pemkab Bekasi Longgarkan Kegiatan Keagamaan

    Antonio - 03 Juli 2020 18:23 WIB
    PSBB Proporsional, Pemkab Bekasi Longgarkan Kegiatan Keagamaan
    ilustrasi Medcom.id
    Cikarang: Pemerintah Kabupaten Bekasi memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional sampai 16 Juli 2020 mendatang. Dalam PSBB itu kegiatan keagamaan yakni ibadah dan aktivitas di pasar akan diberikan kelonggaran.

    Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, mengatakan perpanjangan ini berkenaan dengan instruksi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar wilayah Bodebek dapat meneruskan PSBB Proporsional bersama dengan DKI Jakarta. Pemerintah daerah diberikan kelonggaran-kelonggaran mengikuti kondisi daerah masing-masing, terutama untuk mendongkrak kondisi ekonomi masyarakat.

    “PSBB proporsional lanjutan ini akan kita lakukan dengan adanya kelonggaran-kelonggaran sesuai dengan video conference dengan Pak Gubernur kemarin. Misalnya dalam keagamaan, terkait dengan ibadah. Pasar, kita berikan kelonggaran. Kapasitas tadinya 50 persen sekarang sudah boleh 75 persen. Namun tentu semua itu tetap harus menjalankan protokol covid-nya," kata Eka di Bekasi, Jumat 3 Juli 2020.

    Dia menekankan agar Dinas Perindustrian, Dinas Perdagangan, dan Dinas Tenaga Kerja dapat meningkatkan komunikasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi adanya pertumbuhan angka suspect Covid yang berasal dari perusahaan dan industri.

    "Kita kan daerah industri, ini yang harus betul-betul kita jaga. Jangan sampai ada perkembangan kluster-klaster covid-19 baru di wilayah industri. Ini harus segera menjadi perhatian khusus dari kita,” katanya.

    Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi meminta perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi agar bekerja sama dalam penanganan Covid-19. Hal itu menyusul adanya belasan buruh yang terkonfirmasi positif covid-19 hingga berujung penutupan sementara perusahaan.

    Kerja sama yang baik antara perusahaan dengan tim gugus tugas merupakan suatu hal yang penting untuk dibangun. Supaya, tercipta keterbukaan dan kecepatan dalam hal penanganan kasus Covid-19 yang ada di perusahaan-perusahaan di wilayah Kabupaten Bekasi. 

    "Keterbukaan dan kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam usaha kita bersama. Untuk apa? Tentu untuk memitigasi dan mengambil langkah-langkah kedepannya sehingga penyebaran dapat kita putus," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Alamsyah di Bekasi, Jumat 3 Juli 2020.

    Alamsyah mengatakan, hingga Kamis 2 Juli 2020, tercatat sebanyak 21 orang karyawan telah dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan test PCR. Hal ini terjadi disalah satu perusahaan yang berada di Kawasan Industri Kabupaten Bekasi.

    “Benar, kami juga telah menelusuri hal tersebut. Sebanyak 21 karyawan di PT Unilever dinyatakan positif dan telah dilakukan isolasi baik di rumah sakit atau wisma rujukan pemerintah," katanya.

    Ia menjelaskan, swab test juga telah dilakukan kepada seluruh karyawan yang ada di perusahaan tersebut. Untuk sementara perusahaan tersebut telah menghentikan operasionalnya untuk sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.

    Dirinya mengimbau agar masyarakat Kabupaten Bekasi tidak perlu khawatir dan panik. Karena tindakan yang dilakukan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan masyarakat di lingkungan sudah dilakukan dengan sangat ketat dan sudah sesuai dengan protokol kesehatan.

    "Kepada seluruh masyarakat dihimbau untuk tidak perlu khawatir mengenai kontaminasi produk, karena sejauh ini belum ada bukti transmisi penyakit melalui barang konsumen atau produk sehari-hari, baik selama wabah ini atau wabah yang serupa sebelumnya (misalnya SARS), untuk itu kemungkinan adanya hal ini sangat kecil untuk terjadi.” ujarnya.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id