Pusat Keramaian di Bandung Disisir Petugas

    Roni Kurniawan - 29 Maret 2020 04:36 WIB
    Pusat Keramaian di Bandung Disisir Petugas
    Wali Kota Bandung, Oded M Danial, bersama Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya, mengimbau sekaligus membubarkan warga yang berkumpul di kawasan Jalan Braga, Kota Bandung, Jabar, Sabtu, 28 Maret 2020. Foto: Medcom.id-Roni Kurniawan
    Bandung: Petugas gabungan dari Polri, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung, Jawa Barat, dikerahkan guna mengimbau warga tidak berumunan. Hal itu sebagai upaya mencegah penyebaran virus korona (covid-19) di 'Kota Kembang'.

    Sebanyak 350 petugas gabungan disebar ke tempat-tempat yang kerap digunakan warga untuk berkumpul, terutama di ruang publik. Pasalnya, Pemerintah Kota Bandung memperpanjang masa siaga korona selama dua pekan ke depan.

    "Kita bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) dan TNI, Polri, dan masyarakat, kita tidak akan berhenti akan terus sosialisasi dan mengajak warga Bandung menyikapi momen ini dengan cara dia di rumah," kata Wali Kota Bandung Oded M Danial usai pelepasan apel siaga korona di Jalan Sukarno, Kota Bandung, Sabtu, 28 Maret 2020.

    Menurut dia, masih banyak kerumunan warga di malam hari, khususnya di Alun-Alun Kota Bandung. Dengan hadirnya para petugas, warga diharapkan semakin memahami bahaya virus korona.

    "Hari ini, malam ini kita berupaya, kita akan coba ingatkan dan penyadaran (warga) yang masih banyak kerumumunan agar mereka bisa kembali ke rumah," ungkap dia.

    Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Komisaris Besar (Kombes) Ulung Sampurna Jaya, mengatakan petugas gabungan yang disebar ke berbagai pelosok. Mereka terus berpatroli baik siang maupun malam hari.

    "Kita bagi tiga zona, barat, timur, tengah dalam rangka physical distancing untuk tidak berkumpul dan menghindari wabah virus korona," tutur Ulung.

    Pusat Keramaian di Bandung Disisir Petugas

    Baca: Pelaku Industri Diminta Produksi Massal APD

    Ulung menegaskan pihaknya tak segan menindak tegas jika warga masih ngotot berkumpul di area publik. Warga diharap mematuhi imbauan pemerintah.

    "Mulai besok akan ditindak tegas biar tidak makin merebaknya bila perlu lakukan undang undang yang berlaku agar tidak terjadi penyebaran korona," tegas Ulung.




    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id