comscore

Kasus Hukum Gubernur Banten vs Buruh Jalan Terus

Media Indonesia.com - 30 Desember 2021 06:20 WIB
Kasus Hukum Gubernur Banten vs Buruh Jalan Terus
Gubernur Banten Wahidin Halim. Medcom.id/ Hendrik SImorangkir
Serang: Persoalan kasus hukum oknum buruh yang dilaporkan ke Polda Banten, masih terus berlanjut. Laporan Gubernur Banten terhadap buruh tidak akan dicabut selama tidak ada iktikad baik dari pihak buruh.

"Proses hukum terhadap oknum buruh pelaku perusakan dan penghinaan tetap dilanjutkan. Tujuannya memulihkan muruah, wibawa pemerintah, kami percayakan penanganan perkara hukumnya kepada Polda Banten," ungkap Ketua Tim Kuasa Hukum Gubernur Banten, Asep Abdullah Busro, Rabu, 29 Desember 2021.
Dijelaskan Asep, terkait keinginan Serikat Buruh agar Gubernur Banten memberikan permintaan maaf dan mencabut laporan, prinsipnya secara pribadi Gubernur sudah memaafkan para pelaku. Namun terkait pencabutan laporan, Gubernur akan mempertimbangkannya.

"Terlebih dahulu dengan mengkaji semua aspek secara komprehensif, baik aspek penegakan hukum, keamanan, kepentingan pemerintah, kemaslahatan masyarakat, serta iklim usaha yang kondusif di Banten," papar dia.

Baca juga: Gubernur Banten Tak Akan Revisi UMP-UMK

Selain itu, lanjut Asep, pihaknya juga akan melihat sejauh mana sikap dari pimpinan Serikat Buruh baik tingkat Pusat maupun daerah Banten. Terutama menyadari kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf secara tertulis atas perbuatan perusakan dan penghinaan yang dilakukan anak buahnya kepada Gubernur Banten.

"Serta berjanji akan mengendalikan anak buahnya untuk tidak akan melakukan tindakan anarkisme, tidak melakukan penghinaan dan atau menyudutkan posisi hukum Gubernur, tentu Bapak Gubernur akan secara arif dan bijaksana mempertimbangkan pencabutan laporan tersebut," kata dia.

Menurut Asep, Gubernur melakukan laporan semata-mata menjaga muruah Pemerintah agar tidak diinjak-injak oleh perilaku anarkisme dari para oknum buruh.

"Pada prinsipnya tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan, terpenting adalah komunikasi dan iktikad baik para pihak untuk menyelesaikan permasalahan dengan prinsip saling menghormati dan menghargai satu sama lain, demi solusi terbaik yang mengakomodasi kepentingan para pihak," jelasnya. (Wibowo Sangkala)

(MEL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id