Vaksinasi Covid-19 di Papua Baru Mencakup 9% Sasaran

    Antara - 19 April 2021 09:42 WIB
    Vaksinasi Covid-19 di Papua Baru Mencakup 9% Sasaran
    Pelaksanaan vaksinasi di Kantor Gubernur Papua di Jayapura. (Foto: ANTARA/Indrayadi TH)



    Jayapura: Vaksinasi covid-19 lengkap baru mencakup 51.663 orang atau 9,19 persen dari total 562.248 orang sasaran vaksinasi tahap pertama dan kedua di Provinsi Papua.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Papua, Aaron Rumainum, mengatakan menurut laporan cakupan vaksinasi covid-19 hingga Senin pagi, 19 April 2021, penyuntikan vaksin covid-19 dosis pertama dan kedua sudah dilakukan pada 51.663 orang di 29 kabupaten dan kota di Papua.






    "Penyuntikan vaksin dosis pertama dan kedua sudah dilakukan pada 12.134 tenaga bidang kesehatan, 38.287 orang petugas di sektor pelayanan publik, dan 1.242 warga lanjut usia (lansia)," ujarnya.

    Baca juga: Berulah Lagi, KKB Aniaya Penjual Bakso di Sugapa Papua

    Sedangkan jumlah warga yang sudah mendapat suntikan dosis pertama vaksin covid-19, menurut Aaron, tercatat sebanyak 108.464 orang yang meliputi petugas kesehatan, petugas pelayan publik, dan warga lansia.
     
    Aaron menambahkan masih ada enam kabupaten yang belum melaksanakan vaksinasi covid-19 pada warga lansia, termasuk di antaranya Deiyai, Nduga, Mamberamo Tengah, Puncak Jaya, dan Yahukimo.

    "Pemerintah Provinsi Papua sudah menerima 212.200 dosis vaksin covid-19 buatan Sinovac dan 8.500 dosis vaksin covid-19 buatan AstraZeneca untuk pelaksanaan vaksinasi," jelasnya.

    Vaksin untuk Indonesia


    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.




    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id