4,4 Juta Lansia di Jabar Akan Divaksinasi Covid-19

    Antara - 22 Februari 2021 23:19 WIB
    4,4 Juta Lansia di Jabar Akan Divaksinasi Covid-19
    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (tengah). (Foto: Medcom.id/P Aditya)



    Bandung: Provinsi Jawa Barat (Jabar) akan memulai vaksinasi covid-19 tahap kedua pada Rabu, 24 Februari 2021. Sebanyak 4.403.984 orang dari kelompok lansia akan jadi target vaksinasi covid-19 tahap kedua, di samping petugas publik 2.195.215 orang.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan vaksinasi bagi lansia diprioritaskan di daerah rawan seperti Bogor, Depok, dan Bekasi.




    “Kalau memang boleh diizinkan jatah lansia di Jabar kita akan fokuskan di zona-zona merah lansia di Bodebek yang kasusnya selalu ranking satu, dua, tiga,” ujarnya, Senin, 22 Februari 2021.

    Dalam vaksinasi tahap kedua, Jabar akan melakukan kampanye yang lebih terarah dan tepat sasaran berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan. Sosialiasi, kata Ridwan Kamil, akan dilakukan dengan melihat demografi penduduk, entitas, dan agama.

    “Kampanye pentingnya vaksin masih belum selesai. Saya meminta izin Pak Menkes, perlu kita melakukan kampanye berdasarkan demografi, ada berbasis etnisitas, dan juga agama,” kata dia.

    Baca juga: 17 Wilayah di Sulsel Berstatus Rawan Banjir

    Menurut Kang Emil, sapaannya, hal yang perlu ditekankan ke masyarakat yakni efektivitas membentuk imunitas tubuh sehingga angka kesakitan dapat dikurangi.

    “Ketika teknis vaksinasi kita harus ingat bahwa keyakinan mau divaksin itu ternyata baru setengahnya, sehingga kita perlu melakukan kampanye semaksimal mungkin kepada masyarakat,” tuturnya.

    Hingga Senin pagi, Satgas Covid-19 Jabar sedang menunggu kiriman vaksin dari pemerintah pusat dan diharapkan akan mulai didistribusikan ke kabupaten/kota pada Selasa, 23 Februari 2021. Sehingga vaksinasi tahap kedua di Jabar bisa dilakukan keesokan harinya.

    Pada tahap kedua ini Jabar menerima jatah vaksin 127.061 vial dengan perkiraan dosis mencapai 1.270.606. Kelompok lansia 60-70 tahun mendapat prioritas utama untuk disuntik disusul petugas publik.

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id