Pemkot Depok Masih Membutuhkan Tenaga Honorer

    Octavianus Dwi Sutrisno - 22 Januari 2020 21:10 WIB
    Pemkot Depok Masih Membutuhkan Tenaga Honorer
    ilustrasi medcom.id/ Muhammad Rizal.
    Depok: Pemerintah Kota Depok masih membutuhkan tenaga honorer untuk melakukan sejumlah pekerjaan. Keterbatasan tenaga dan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dinilai masih kurang.

    Sekertaris Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Mary Liziawati, mengatakan kebutuhan pegawai di kota berjuluk seribu belimbing ini sekitar 13.000 orang.

    "Honorer di Kota Depok sangat dibutuhkan karena jumlah PNS belum mencukupi sedangkan, penerimaan CPNS masih berdasarkan kuota dari Menpan RB karena itu kami masin perlu tenaga non PNS (honorer)," kata Mary saat dihubungi Medcom.id, Rabu, 22 Januari 2020.

    Mary menjelaskan jumlah honorer di seluruh perangkat daerah Kota Depok ada sekitar 6.809 orang. Nilai penggajian mereka diakui Mery berdasarkan kebijakan setiap kedinasan di tempat mereka bekerja.

    "Berdasarkan arahan pusat, pegawai non PNS secara bertahap dialihkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hingga jangka waktu lima tahun," jelas Mary.

    Namun hingga kini belum ada pegawai hanorer yang ditetapkan menjadi pegawai P3K, meskipun tahapan seleksi telah dilakukan. Pasalnya pemerintah pusat (Kemenpan RB) belum menegaskan peraturan terhadap para pegawai tersebut.

    "Ada 150 honorer yang kukus seleksi P3K, tapi belum kami tetapkan. Karena belum ada arahan pengangkatan dari pusat, termasuk bagaimana skema penggajian mereka," pungkas Mary.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id