Penyebar Video Bugil Siswi Ponorogo Ditangkap

    Amaluddin - 22 Juli 2019 19:25 WIB
    Penyebar Video Bugil Siswi Ponorogo Ditangkap
    Ilustrasi/Medcom.id.
    Surabaya: Sat Reskrim Polres Ponorogo menangkap tersangka berinisial CAP, 21 pelaku tinda pidana persetubuhan anak di bawah umur. Selain itu, CAP juga telah dengan sengaja menyebarluaskan di media sosial video asusila dengan korban.

    "Pelaku mengakui perbuatannya. Si korban juga mengakui bahwa foto dan video asusila yang tersebar luas, pernah dikirimkan pacarnya (CAP), kepada korban," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung Mangera, di Surabaya, Senin, 22 Juli 2019.

    Barung menjelaskan, pelaku dengan sengaja menyebarluaskan foto dan video asusila korban, tanpa hak mendistribusikan, mentransmisikan, dan atau membuat muatan yang melanggar kesusilaan.

    Dokumen elektronik yang memiliki muatan melanggar kesusilaan yang dimaksud, karena CAP telah menyebarkan video bugil seorang siswi asal Ponorogo berinisial TPN, 16. TPN merupakan pacar dari tersangka CAP.

    Barung menjelaskan, foto dan video asusila itu disebarkan CAP lantaran TPN menolak ketika diajak berhubungan intim. Kemudian CAP mengirim video itu ke TPN, dan mengancam akan menyebarluaskan video tersebut. 

    "Ternyata pelaku CAP telah menyebarkan foto dan video itu pada 17 Juli, dan telah diketahui oleh korban," ujarnya.

    Mengetahui hal itu, korban ketakutan hingga akhirnya menceritakan kepada kedua orang tuanya. Lalu orang tua TPN mendatangi rumah CAP untuk menanyakan langsung kepada CAP pada 18 Juli 2019. 

    "Saat itu orang tua TPN hanya ditemui orang tua CAP, karena CAP sedang tidur, hingga akhirnya orang tua korban pulang tanpa hasil," ujarnya.

    Kedua orang tua korban pun berinisiatif langsung melaporkan ke Polsek Sulung, Kabupaten Ponorogo. Kemudian polisi berhasil menangkap pelaku CAP di rumah kakaknya di Desa Balungpanggang, Kabupaten Gresik, pada 20 Juli 2019.

    "Pelaku mengakui telah menyebar foto dan video TPN. Kini pelaku telah diamankan di Polres Ponorogo," kata Barung.

    Tersangka dijerat Pasal 81 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 45 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id