Bangkalan Rawan Bencana Banjir dan Longsor

    Rahmatullah - 02 Januari 2020 18:07 WIB
    Bangkalan Rawan Bencana Banjir dan Longsor
    Ilustrasi/Medcom.id
    Bangkalan: Warga Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, diminta lebih waspada. Sebab kabupaten paling barat Pulau Madura itu rawan terjadi bencana hidrometeorologi meliputi banjir, longsor, dan angin kencang.

    Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron mengatakan kondisi tersebut perlu diwaspadai sejak hari ini hingga 150 hari ke depan. Bahkan ia menyatakan Bangkalan dalam Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi.

    "Berdasarkan kajian risiko bencana dan peta rawan bencana, Kabupaten Bangkalan memiliki potensi bencana yang masuk katagori bencana hidrometeorologi. Yaitu bencana banjir, longsor, cuaca ekstrim dan kekeringan," ujar Ra Latif, Kamis 2 Januari 2020.

    Potensi bencana tersebut menjadi perhatian Pemkab Bangkalan bersama seluruh pihak. Tujuannya, kata Ra Latif, apabila terjadi bencana alam bisa dilakukan penanganan secara cepat, tepat dan terpadu. Hal ini penting agar dampak yang ditimbulkan tidak semakin besar.

    “Tentunya sinergitas lintas sektor menjadi kunci utama dalam menangani bencana. Karena pada prinsipnya pemerintah harus hadir di tengah masyarakat pada saat terjadi bencana alam,” tandasnya.

    Sedangkan Ketua DPRD Bangkalan Mohammad Fahad mengatakan, untuk penanganan bencana harus dilakukan dengan melibatkan pemerintah, pelaku usaha, komunitas masyarakat, akademisi dan media.

    “Dalam penanganan bencana tidak boleh terkotak-kotak. Karena bencana alam adalah urusan kita bersama. Kita harus bersatupadu dalam membantu dan mengurangi beban masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.

    Dia meminta agar seluruh OPD lebih peduli dan mampu mengerahkan sumber daya yang ada. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing. Terutama warga yang berada di wilayah rawan potensi bencana. Kunci selamat dari bencana, katanya, adalah terbiasa siaga dan melakukan langkah-langkah untuk mengurangi risiko juga bahayanya.



    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id