RAPBD Bantul Selipkan Kendaraan Camat dan Kades Meski Defisit

    Ahmad Mustaqim - 27 November 2019 13:37 WIB
    RAPBD Bantul Selipkan Kendaraan Camat dan Kades Meski Defisit
    Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
    Bantul: Rancangan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (RAPBD) Bantul 2020 mengalami defisit. Di tengah kondisi itu terselip anggaran untuk kendaraan dinas camat dan kepala desa yang jumlahnya sekitar Rp6 miliar.

    "Untuk pengadaan (kendaraan dinas) kades, setuju. Kalau kendaraan dinas camat kami sempat pertimbangkan (sebelum disetujui saat paripurna)," kata Wakil Ketua DPRD Bantul, Nur Subiantoro, di Bantul, Rabu, 27 November 2019.

    Nur menjelaskan dalam dokumen RAPBD itu, jenis mobil yang hendak dibeli yakni Toyota Rush. Mobil dinas juga bakal diperuntukkan 17 camat di Bantul. 

    Lalu ada anggaran Rp1,5 miliar untuk kendaraan dinas kepala desa (Kades) yang direncanakan berupa sepeda motor. Tak ada penjelasan rinci sepeda motor merk dan jenis apa, namun anggaran untuk setiap unitnya berkisar Rp20 juta. Total jumlah Kades di Bantul sebanyak 75. 

    Menurut Nur, RAPBD 2020 itu telah disahkan pada Selasa dini hari, 26 November 2019. Meski sempat menjadi perdebatan, anggaran untuk kendaraan dinas itu tetap lolos meski defisit terjadi pada angka 12,1 persen. 

    Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis, mengatakan pengadaan kendaraan dinas camat perlu dilakukan. Ia menyebut kendaraan dinas camat yang sudah ada kini berusia lebih dari lima tahun.

    "Jadi layak diganti. Pengadaan mobil tetap kami pertahankan," kata Helmi. 

    Helmi mengatakan pembahasan RAPBD 2020 sempat disepakati batasan defisit tak lebih dari dua angka. Meskipun realitasnya defisit dua angka, 12,1 persen. Ia menekankan pengesahan RAPBD itu bisa rampung tepat waktu.

    Dihubungi terpisah, Camat Banguntapan, Fauzan Mu’arifin, menyebut kendaraan dinasnya jenis Toyota Avanza diadakan 2010 silam. Ia mengatakan kendaraan dinasnya sudah harus diganti. 

    "Secara pribadi saya sendiri masih nyaman menggunakannya. Kalau diganti yang baru saya sih senang-senang saja," kata Fauzan.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id