comscore

20 ABK Positif Covid-19, Kapal Vietnam Dikarantina 14 Hari di Berau, Kaltim

Media Indonesia - 09 Desember 2021 11:32 WIB
20 ABK Positif Covid-19, Kapal Vietnam Dikarantina 14 Hari di Berau, Kaltim
Ilustrasi Medcom.id
Berau: Sebuah kapal asal Vietnam terpaksa harus melakukan karantina selama 14 hari di perairan Muara Berau, Kalimantan Timur, setelah meminta izin sandar. Kapal tersebut belum diizinkan merapat untuk bongkar muat, lantaran membawa 22 Anak Buah Kapal (ABK), 20 di antaranya dinyatakan positif covid19.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Klas II Samarinda, H Solihin mengatakan, saat kapal asing masuk wilayah perairan Kaltim, pihaknya akan langsung melakukan tes kesehatan antigen dan PCR. Hasilnya, nyaris semua ABK di kapal asal Vietnam tersebut positif covid19.
"Kami langsung adakan pemeriksaan, dan terdeteksi. Langsung kami lakukan tindakan pengamanan. Kapal dinyatakan karantina selama 14 hari, dan tidak boleh melakukan aktivitas bongkar muat," kata Solihin, Kamis, 9 Desember 2021.

Diketahui, kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Ho Chi Minh, Vietnam, dan tiba di Perairan Muara Berau, Katim, Senin, 6 Desember kemarin. Semula Tim KKP melakukan tes antigen, dan didapati 18 orang positif. Tidak ingin mengambil resiko, maka tim langsung melakukan tes PCR untuk memastikan kondisi semua ABK.

Baca: Pemprov NTT Tetap Berlakukan PPKM Level 3 di Libur Nataru

"Seluruh ABK merupakan warga Vietnam. Dari 20 orang yang dinyatakan positif covid-19 itu adalah perwira kapal baik dari kapten, chief officer, second officer, third officer, chief enginering, dan lain-lain," sebutnya.

KKP kini melakukan tracing kontak dan penyemprotan desinfektan di atas kapal. "Kami sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 dan lintas sektor terkait KSOP, Polsek Pelabuhan, Imigrasi dan unsur maritim lainnya. Perkembangannya akan terus dipantau," jelasnya.

Saat ini, kapal tersebut parkir labuh jangkar di perairan Muara Berau wilayah Kesyahbandaran Samarinda. Semua ABK yang dinyatakan positif juga melakukan isolasi mandiri dalam kapal. Meski demikian, Solihin menyebut, jika pihaknya akan melihat perkembangan kondisi ke 20 orang yang positif.

"Jika kondisi mereka sudah membaik dan negatif maka status karantina akan dicabut. Sebaliknya, kalau tidak maka status karantina akan diperpanjang selama 14 hari ke depan," ujarnya.

(WHS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id