comscore

Mensos Risma Temui Anak Korban Penganiayaan di Malang

Antara - 29 November 2021 10:18 WIB
Mensos Risma Temui Anak Korban Penganiayaan di Malang
Menteri Sosial Tri Rismaharini (berkerudung hitam) usai menemui anak korban persetubuhan dan penganiayaan di Unit Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak (PPSPA) Bima Sakti, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu malam (28/11/2021). ANTARA/Vicki Febrianto
Kota Batu: Menteri Sosial Tri Rismaharini menemui HN, 13, korban persetubuhan dan penganiayaan di Unit Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak (PPSPA) Bima Sakti, Kota Batu, Jawa Timur, Minggu malam, 28 November 2021.

Risma tiba di Unit PPSPA Bima Sakti kurang lebih pada pukul 20.45 WIB usai melakukan kunjungan kerja dari Kabupaten Jember. Ia kemudian memasuki ruang asesmen Pelita Hati dan menemui korban yang saat ini tinggal di fasilitas milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu.
Risma menemui HN secara tertutup kurang lebih selama 15 menit. Pada pukul 21.00 WIB, Risma meninggalkan Unit Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak Bima Sakti yang ada di kota wisata tersebut.

Kasubdit anak yang memerlukan perlindungan khusus Direktorat Anak Kementerian Sosial Agung Suhartoyo mengatakan, dalam kesempatan itu Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan dukungan kepada korban HN.

"Mensos Risma menyerahkan oleh-oleh untuk korban, untuk menyemangati dan memberikan support," kata Agung.

Baca juga: Wagub Jabar Menduga Banjir Garut Akibat Resapan Air Terganggu

Agung menambahkan, saat ini korban sudah dalam kondisi baik. Korban didampingi keluarga untuk mendukung pemulihan kondisi psikologis.

"Korban sudah berada di tempat yang aman dan sudah baik. Keluarga juga ada di situ sehingga memberikan dukungan tersendiri. Mensos dari awal memberikan perhatian penuh terhadap kasus ini," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak Bima Sakti Kota Batu Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Yusmanu, mengamini kondisi korban yang berangsur membaik. Korban bahkan sudah mampu tersenyum.

Namun, lanjutnya, korban masih belum bisa menemui banyak orang karena kondisinya masih belum stabil. Kondisi korban harus terus dijaga agar bisa segera pulih, terlebih dalam waktu dekat korban juga akan melaksanakan ujian sekolah.

"Anak sudah mulai tersenyum, karena ada ibu dan adiknya di sini. Kondisi anak harus dijaga agar segera pulih," katanya.
 







Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id