Korban Bertambah, Pemerintah Diminta Segera Memberlakukan Lockdown

    Medcom - 18 Maret 2020 22:08 WIB
    Korban Bertambah, Pemerintah Diminta Segera Memberlakukan <i>Lockdown</i>
    ilustrasi Medcom.id
    Bali: Anggota Komisi VI DPR Putu Supadma Rudana meminta pemerintah pusat segera memberlakukan lockdown. Sebab, Hingga Rabu, 18 Maret 2020 pasien terjangkit virus korona bertambah menjadi 227 orang, 19 orang meninggal.

    "Pemerintah seperti mengabaikan dan menyepelekan kasus pandemi korona ini," kata Putu melalui siaran persnya, Rabu, 3 Maret 2020.

    Putu mengaku sudah berulangkali mengingatkan pemerintah untuk segera memberlakukan lockdown. Negara lain sudah memberlakukan lockdown untuk menekan penyebaran covid-19 dan dinilai efektif. 

    "Tolong pak Presiden jangan anggap sepele virus korona ini, segera ambil sikap lakukan lockdown karena virus ini terus membuat masyarakat khawatir dan bingung karena masih belum terdeteksi," ujar Putu.

    Wakil ketua Badan Kerjasama antar-parlemen (BKSAP) ini pun mengingatkan, bahwa di tengah gejolak virus korona saat ini, pemerintah jangan hanya memikirkan keselamatan ekonomi dengan mengorbankan warganya. Menurutnya, jika lockdown terjadi masih banyak cara untuk menekan dampak ekonomi yang terjadi di Masyarakat. 

    "Salah satunya dengan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau pemberian beras gratis door to door kepada masyarakat saat masa lockdown nanti. Ini adalah solusi yang paling cepat dan tepat untuk membantu masyarakat melewati masa-masa sulit seperti saat ini. Pemerintah jangan gengsi menggunakan program Pro Rakyat yang pernah digunakan saat era Pak SBY dulu, utamakanlah keselamatan rakyat," ucapnya.

    Ia mengapresiasi langkah Presiden Jokowi untuk menghentikan kunjungan kerja dan perjalanan dinas pemerintah. Menurutnya, dana tersebut bisa dialihkan untuk program BLT atau BLSM (Bantuan Langsung Sementara) kepada masyarakat.

    "Anggaran perjalanan dinas pemerintah harus dialihkan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat  berupa kebutuhan pokok di beberapa wilayah yang terkena dampak pademi virus korona, baik sembako, obat obatan, masker, makanan bayi, dan juga tentu popok bayi. Jadi pemerintah harus segera melakukan lockdown untuk menekan penyebaran covid-19 ini," pungkasnya.




    (ALB)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id