Pedagang di Dua Pasar Kota Batu Dites Covid-19

    Daviq Umar Al Faruq - 22 Mei 2020 17:35 WIB
    Pedagang di Dua Pasar Kota Batu Dites Covid-19
    Ilustrasi. (Foto: MI/Cikwan Suwandi)
    Batu: Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, Jawa Timur, melakukan tes cepat(rapid test) terhadap para pedagang di dua pasar setempat. Keduanya yakni, Pasar Besar Batu dan Pasar Sayur Desa Sumberjo.

    Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M Chori, mengatakan, rapid test dilakukan kepada 313 pedagang di Pasar Besar Batu, pada Kamis, 21 Mei 2020.

    "Hasilnya empat orang reaktif. Bagi pedagang yang reaktif dilakukan isolasi mandiri dan tidak berjualan selama 14 hari ke depan," katanya, Jumat, 22 Mei 2020.

    Sedangkan, rapid test yang dilakukan kepada 33 pedagang sayur di Pasar Sayur Desa Sumberejo, satu orang penjual menunjukkan hasil reaktif.

    "Selain itu juga dilakukan rapid test bagi pegawai Hotel Kartika sebanyak 22 orang dan hasilnya 22 orang nonreaktif," imbuhnya.

    Sementara itu, jumlah pasien positif virus korona (covid-19) di Kota Batu, kini menjadi 10 orang. Jumlah tersebut bertambah dua kasus per Kamis 21 Mei 2020.

    Baca juga: Kerumunan Masih Terjadi di Pasar dan Pertokoan Kota Batu

    Pasien positif kesembilan merupakan perempuan berusia 42 tahun, warga Kelurahan Temas. Pekerjaan sehari-hari sebagai penjual kelapa di Pasar Besar Batu.

    Ia menjelaskan, pada 9 Mei 2020, pasien mengeluh mual. Selanjutnya pada 12 Mei 2020, pasien ini berobat ke RS Baptis dengan keluhan mual, batuk, dan berdasarkan hasil pemeriksaan rontgen terdapat pneumonia. 

    Lalu pada 13 Mei 2020, pasien dirujuk ke RS Karsa Husada untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan yaitu rapid test dan hasilnya reaktif. Berdasarkan hasil rapid test tersebut, pasien harus menjalani perawatan di ruang isolasi dan pada saat itu juga dilakukan pemeriksaan swab tes pertama. 

    Selanjutnya pada 14 Mei 2020 dilakukan pemeriksaan swab kedua. Selama menjalani perawatan kondisinya terus membaik sehingga pada 16 Mei 2020 pasien diperbolehkan pulang, dengan posisi hasil swab tes (PCR) masih belum keluar. 

    Hasil tes PCR pasien baru keluar pada 20 Mei 2020 dan yang bersangkutan dinyatakan positif covid-19, pasien harus menjalani perawatan kembali di rumah sakit.

    "Langkah tindak lanjut yang dilakukan dengan melakukan tracing terutama yang memiliki kontak erat dari anggota keluarga serumah yaitu sebanyak empat orang dilakukan rapid test dan hasilnya nonreaktif. Tinggal satu orang anggota keluarga yang belum dilakukan rapid test," jelas Chori.

    Baca juga:  6 Daerah di Maluku Jadi Percontohan 'New Normal'

    Sementara itu, pasien positif ke-10 merupakan perempuan berusia 47 tahun, warga Desa Pandanrejo. Pekerjaan pedagang sayur antarkota dan pengepul besar, kulakan ke Pasar Pujon dan Karangploso untuk dikirim ke Banyuwangi.

    "Riwayat sakit yang bersangkutan mengeluh gejala pertama kali pada 4 Mei 2020 dengan keluhan demam tinggi dan batuk. Lalu pada 5 Mei 2020 pasien masuk Rumah Sakit UMM Tlogomas dengan keluhan demam tinggi, batuk dan disertasi sesak nafas," beber Chori.

    Hasil rontgen menunjukkan gambaran pneumonia. Yang bersangkutan pun dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif, lalu dilanjutkan dengan swab pertama pada 6 Mei 2020 dan hasilnya dikirim ke BBTKL Surabaya, namun sampai saat ini belum keluar. Lalu dilakukan swab kedua pada 16 Mei 2020 dan hasilnya dikirim ke RS UB Malang.

    Selanjutnya selama menjalani perawatan, kondisi pasin terus membaik sehingga pada 19 Mei 2020 pasien diperbolehkan pulang dengan dijemput oleh petugas dari PKM Bumiaji, dengan posisi hasil swab (PCR) masih belum keluar. Hasil swab (PCR) baru keluar pada 21 Mei 2020 dari RS UB dan yang bersangkutan dinyatakan positif covid-19. Hasil test kedua ini dijadikan acuan penetapan status positif.

    "Pasien juga memiliki riwayat perjalanan takziah ke Pujon yaitu salah satu pasien konfirmasi Pasar Keputran pedagang sayur di Surabaya. Langkah yg dilakukan melalui tracing yang memiliki kontak erat dengan pasien yaitu ada tiga orang dan telah dilakukan rapid test dengan hasil semua nonreaktif," pungkasnya.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id