Sumsel Segera Miliki Balai Penyuluhan Perikanan Menaungi 5 Provinsi

    M Studio - 31 Agustus 2020 22:16 WIB
    Sumsel Segera Miliki Balai Penyuluhan Perikanan Menaungi 5 Provinsi
    Gubernur Sumsel Herman Deru menerima audiensi rombongan Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di ruang tamu Gubernur Sumsel, pada Senin, 31 Agustus 2020 (Foto:Dok)
    Palembang: Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru siap mendukung rekomendasi dari Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI mengenai pembangunan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan, Palembang.

    Selain dapat menjaga habitat berbagai jenis ikan di Sumsel, keberadaan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga.

    Herman Deru mengaku persoalan pembangunan ini sudah lama didengarnya. Oleh karena itu, dia sebagai wakil pemerintah pusat di daerah sangat mendukung rekomendasi pembangunan balai tersebut. Bahkan, Pemprov Sumsel juga telah memberikan lahan hibah di kawasan yang sangat strategis baik dari sisi letak maupun aset.

    "Pasti mendukung sekali, bahkan kita sudah berikan lahan yang strategis di dekat sungai terbesar di sini, sehingga sirkulasi airnya nanti akan mumpuni sekali, bahkan untuk penelitian," kata Herman saat menerima audiensi rombongan Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di ruang tamu Gubernur Sumsel, pada Senin, 31 Agustus 2020.

    Herman menjelaskan tak dapat dipungkiri Sumsel memiliki banyak spesies ikan. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai event yang digelar. Sayangnya, sebagian jenis ikan itu tak lagi terlihat keberadaannya.

    "Misalnya, ikan kalui. Dahulu waktu saya kecil, banyak orang jual ikan kalui lewat di depan rumah. Sekarang, sudah tidak ada lagi," ujarnya.

    Untuk itulah, apapun lembaga yang berkaitan dengan perikanan ini dimintanya untuk menjaga habitat perikanan agar tetap bertahan di Sumsel baik sebagai aset kekayaan sumber daya alam (SDA) maupun untuk penelitian dan riset. 

    Sumsel Segera Miliki Balai Penyuluhan Perikanan Menaungi 5 Provinsi

    Agar keberadaan balai ini cepat terealisasi, Herman Deru minta pihak terkait meningkatkan intensitas komunikasi, sehingga kesejahteraan warga Sumsel ikut meningkat.

    Sementara itu, Kepala Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Arif Wibowo menjelaskan bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 2021 akan menaikkan status instalasi penyuluhan itu menjadi Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan. Balai ini akan menjadi pusat atau center pelatihan dan penyuluhan perikanan membawahi lima provinsi di sekitar Sumsel.

    Saat ini , lahan hibah Pemprov Sumsel yang telah dimanfaatkan seluas 99 hektare menjadi instalasi penyuluhan perikanan di kawasan Keramasan, Kertapati.

    "Sudah dibangun gedung dua lantai dan pembangunan pagar terus dilakukan bertahap. Nanti setelah naik status menjadi BP3 Palembang ini akan menjadi Satker sendiri," ucapnya.

    Diharapkan melalui pembangunan ini produksi sektor perikanan Sumsel akan semakin meningkat sehingga ikut mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

    "Sekarang kita tinggal menunggu surat rekomendasi dari Gubernur Sumsel. Hari ini, Pak Gubernur sudah memberikan kepastian rekomendasi serta arahan. Kita bersyukur dan sangat berterima kasih," kata Arif.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id