comscore

Tak Dikasih Cuti, Tentara Tikam Atasan

MetroTV - 06 Juli 2022 16:26 WIB
Tak Dikasih Cuti, Tentara Tikam Atasan
Jenazah Kepala Rumah Sakit Jenderal LB Moerdani Merauke, Mayor CKM Beni Arjihans, diterbangkan ke kampung halamannya di Purwakarta, Jawa Barat. Foto: MetroTV
Merauke: Jenazah Kepala Rumah Sakit Jenderal LB Moerdani Merauke, Mayor CKM Beni Arjihans, diterbangkan ke kampung halamannya di Purwakarta, Jawa Barat, dengan pesawat Garuda, Rabu 6 Juli 2022. Beni tewas ditusuk Sertu Muhammad Alkausar.

Prosesi pemberangkatan jenazah dipimpin langsung oleh Danrem 174/ATW Brigjen TNI Reza Pahlevi secara militer di area Bandar Udara Merauke. Isak tangis mewarnai prosesi pemberangkatan jenazah baik dari keluarga, teman sejawat, dan kerabat saat keranda jenazah tiba hendak dibawa ke Purwakarta.
Reza mengatakan kepergian korban meninggalkan duka mendalam baik di lingkungan TNI AD Merauke maupun rekan-rekannya satu profesi. Danrem berjanji akan terus mengawal proses hukum terhadap pelaku yang adalah anggota TNI AD karena telah menghilangkan nyawa Kepala Rumkit LB Moerdani itu.

"Akan dihukum seberat-beratnya dan dilakukan pemecatan dari dinas kemiliteran TNI Angkatan Darat," kata Reza, Rabu, 6 Juli 2022.

Hukuman maksimal diberikan karena pembunuhan diduga berencana. Hal ini dilihat dari pisau yang digunakan tersangka.

"Karena pisaunya sudah disiapkan," ujar dia.
 
Baca: Tentara Tikam Tentara, Apel Pagi Diduga Jadi Penyebab

Sertu Muhammad Alkausar menikam Beni pada Selasa, 5 Juli 2022, usai apel pagi. Alkausar diduga menikam Beni diduga karena kecewa dengan Beni. 

"Motif kekecewaan itu disebabkan karena pelaku pernah mengajukan ijin cuti dua minggu kepada korban selaku Kepala Rumkit TNI AD LB Moerdani karena sakit atau mengalami luka di pundak akibat kecelakaan sepeda motor. Namun, tidak diberikan," jelas Reza.

Reza menyampaikan Beny belum mengizinkan perpanjangan cuti lantaran keterbatasan personel tenaga kesehatan di Rumkit TNI AD. Kekecewaan pelaku semakin bertambah ketika pada Selasa pagi, korban memerintahkan anggota lain menjemput pelaku untuk melakukan lari pagi.

Diduga karena kekecewaan dan kekesalan itulah pelaku kemudian nekat menghabisi korban. Pelaku lalu mengambil pisau dapur yang disimpan di jok motornya dan mengejar atasannya.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id