comscore

PMK Merebak, 736 Sapi Asal NTT Tujuan Jakarta Tertahan di Surabaya

Antara - 13 Mei 2022 14:32 WIB
PMK Merebak, 736 Sapi Asal NTT Tujuan Jakarta Tertahan di Surabaya
ilustrasi/Medcom.id
NTT: Sebanyak 736 ekor sapi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tujuan DKI Jakarta masih tertahan di Surabaya, Jawa Timur. Ini dampak penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan yang mewabah di daerah itu.

"Saat ini sejumlah ekor sapi tujuan DKI Jakarta itu masih di Surabaya, dan kita tengah cari solusi agar proses pengiriman ke DKI Jakarta bisa dilaksanakan," kata Kepala Balai Karantina Hewan NTT Yulius Umbu H, Jumat, 13 Mei 2022. 
Yulius mengaku saat ini dirinya tengah berada di Surabaya untuk membahas ratusan sapi asal NTT yang masih tertahan. Yulius mengatakan ada beberapa alternatif yang bisa dipilih agar sapi tersebut bisa tetap dikirim melalui Jawa Tengah, atau langsung menuju DKI Jakarta.

"Tetapi ini masih rencana dan akan dibahas dengan pengusaha. Kalau melalui Jawa Tengah nantinya melalui jalan darat, tetapi jika langsung ke Jakarta maka harus sewa kapal lagi untuk langsung ke DKI," ucap dia.

Baca: Cegah PMK, 26 RPH dan Pasar Hewan di Lombok Tengah Disidak

Ia menegaskan ratusan sapi itu harus secepatnya dikirim agar kesehatan sapi tidak terganggu. Yulius menyampaikan hingga kini, sudah ada beberapa sapi mati karena terlalu lama berada di atas kapal.

"Kami berharap agar solusi pengiriman sapi NTT menuju DKI Jakarta bisa segera dilaksanakan sehingga mencegah ada sapi yang mati karena stres atau kehabisan makanan," tutur dia.

Sebelumnya, Jawa Timur menjadi daerah pertama di Indonesia yang terkena wabah PMK. Sehingga pemerintah setempat mengeluarkan aturan penutupan jalur distribusi ternak di daerah itu.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id