comscore

UNS Diminta Transparan Buka AD/ART Menwa

Ahmad Mustaqim - 05 Januari 2022 06:36 WIB
UNS Diminta Transparan Buka AD/ART Menwa
ilustrasi Medcom.id
Yogyakarta: Universitas Negeri Solo diminta transparan dalam kasus tewasnya Gilang Endi Saputra akibat mengikuti kegiatan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa UNS. Tak sekadar membubarkan Ormawa, UNS juga diminta membuka AD/ART-nya.

"Tuntutan kami, UNS transparan membuka AD/ART Menwa," kata perwakilan Aliansi Justice for Gilang Endi, Alqis Bahnan, saat konferensi pers daring yang diselenggarakan LBH Yogyakarta, Selasa, 4 Januari 2021.
Baca: PTM 100%, Ganjar Minta Sekolah Bentuk Satgas Covid-19

Dia mengatakan UNS juga perlu memberikan ruang kepada eks pengurus Menwa untuk memberikan keterangan ke publik soal kegiatan yang merenggut nyawa Gilang. Menurut dia langkah itu harus diambil agar tidak ada asumsi liar yang berkembang.

"Samlai sekarang belum pernah disampaikan. Seharusnya memberi kesempatan Menwa terbuka ke publik terkait kronologisnya," jelasnya.

Ia mengungkapkan UNS juga mesti tanggung jawab karena mengizinkan orang-orang yang menyebabkan kematian Gilang. Siapapun yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan Menwa saat itu, kata dia, harus bertanggung jawab.

Selain itu, ia menilai, Menwa UNS layak dibubarkan. Ia merasa ornawa tersebut tak pantas sebatas dibekukan. Ia mengatakan kasus serupa juga terjadi pada beberapa tahun lalu.

Seperti diketahui Rektor UNS Solo, Jamal Wiwoho, membekukan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa UNS atau yang sering disebut Resimen Mahasiswa (Menwa) UNS. Pembekuan itu diwujudkan lewat Surat Keputusan (SK) Rektor UNS Nomor 2815/UN27/KH/2021 tertanggal 27 Oktober 2021.

Tim evaluasi dari internal kampus tersebut menyebutkan menemukan fakta-fakta terjadinya pelanggaran aturan di dalam pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Dasar Pra Gladi Patria XXXVI Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa UNS.

Berdasarkan SK Rektor UNS tersebut, Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa UNS dilarang melakukan aktivitas apapun. Pembekuan tersebut ditindaklanjuti dengan pemantauan dan evaluasi lebih lanjut mengenai keberadaan Korps Mahasiswa Siaga Batalyon 905 Jagal Abilawa sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan di lingkungan UNS.

(DEN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id