Gerindra Sowan ke Muhammadiyah, Bicara Persatuan Hingga Pengembangan UMKM

    Arga sumantri - 23 September 2021 21:27 WIB
    Gerindra Sowan ke Muhammadiyah, Bicara Persatuan Hingga Pengembangan UMKM
    Pertemuan Sekjen Partai Gerindra dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di kantor PP Muhammadiyah di Yogyakarta. Istimewa



    Yogyakarta: Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani sowan ke Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta. Kunjungan disebut bagian dari upaya menjaga silaturahmi dengan organisasi kemasyarakatan, sekaligus menerima masukan-masukan.

    "Kami percaya Muhammadiyah adalah organisasi yang selalu memikirkan kemajuan bangsa dan negaranya. Yang dilakukan sejak kelahirannya jauh sebelum Indonesia merdeka di berbagai macam bidang sosial, pendidikan, dan kesehatan," kata Muzani di Yogyakarta, Kamis, 23 September 2021.

     



    Muzani mengatakan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto selalu menitipkan pesan agar membangun silaturahmi dengan tokoh-tokoh dan ormas yang selalu berjuang untuk kemajuan dan emikirkan masa depan bangsa. Contohnya, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan banyak ormas lain.

    "Maka silaturahmi ini merupakan semangat Gerindra untuk terus menyerap dan mendengarkan dari para tokoh dan pemimpin ormas agar kami dalam berjuang di jalur politik dapat terus mempertajam perjuangan kami," ujar Wakil Ketua MPR itu.

    Baca: Pemkot Yogyakarta Perketat Prokes di Luar Sekolah

    Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan, ormas dan partai politik memang punya perbedaan fungsi. Namun, keduanya punya satu tujuan yang sama untuk kemajuan bangsa dan negara. 

    "Kami sangat terbuka untuk berdiskusi dengan siapapun, termasuk partai politik. Sebab, mendekatkan ormas dengan partai politik menjadi suatu hal yang penting walau dengan fungsi yang berbeda, namun semua untuk kemaslahatan bangsa dan negara," tegas Haedar.

    Haedar menyampaikan beberapa hal penting. Salah satunya terkait komitmen menjaga persatuan bangsa. Haedar menyebut kemajuan teknologi melalui media sosial memberi kebebasan yang terkadang terkesan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

    "Akibatnya tugas dan beban organisasi seperti Muhammadiyah tambah berat. Seperti mencuci piring tanpa henti untuk menjaga persatuan ini. Bahkan kadang-kadang menjadi seperti pemadam kebakaran," ujar Haedar.

    Selain itu, ia juga menyampaikan terkait perlunya menjaga kedaulatan di bidang ekonomi maupun politik. Dalam bidang ekonomi, kata dia, kesungguhan untuk mendorong Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM) masih menjadi slogan.  Keberhasilan terhadap kemajuan UMKM pun belum seperti yang diharapkan. Lembaga ekonomi berbasis kerakyatan tersebut dinilai masih tertinggal.

    "Untuk itu kami meminta agar partai politik turut mendorong apa yang menjadi pemikiran kami, agar kekuatan ekonomi kita bisa ditopang dengan mandiri dari kebangkitan dan keberhasilan UMKM. Perlu ada konsep besar dan kebijakan yang berani untuk menjadikan Indonesia yang mandiri dari kebangkitan dan keberhasilan UMKM," tutur Haedar.

    (WHS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id