Lumbung Pangan di Kota Tangerang Aman Selama PSBB Diperpanjang

    Hendrik Simorangkir - 29 Juni 2020 16:02 WIB
    Lumbung Pangan di Kota Tangerang Aman Selama PSBB Diperpanjang
    PMI Kota Tangerang lakukan penyemprotan cairan disinfektan di Jalan Kota Tangerang, Banten, Senin, 29 Juni 2020. Medcom.id/ Hendrik Simorangkir
    Tangerang: Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, mengatakan lumbung warga yang menyediakan sembako saat perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih aman. Sembako yang tersedia dinilai cukup untuk kebutuhan jutaan warga.  

    "Insyaallah aman. Ditambah juga dengan gotong royong warga, kesadaran yang saling memberi untuk yang tak mampu atau warga yang mendadak terdampak covid-19 secara perekonomiannya, di tengah pandemi ini," kata Arief di Tangerang, Senin, 29 Juni 2020.

    Baca: 72,9 Persen Pasien di RS Lapangan Sembuh

    Arief menjelaskan akan tetap memantau ketersediaan pangan untuk warganya yang terdampak covid-19. Terlebih untuk dapur umum yang masih berdiri dari awal PSBB diterapkan.

    "Saya sangat mengapresiasi atas jerih payah kawan-kawan terutama TNI/Polri yang sudah berkecimpung di dapur umum dan masih konsisten menyediakan nasi bungkus untuk ratusan warga yang terdampak per harinya," jelasnya.  

    Menurutnya dari awal PSBB dilaksanakan pendistribusian donasi dari posko siaga covid-19 Kota Tangerang terdapat 26.979 paket sembako yang sudah disalurkan. Kemudian adanya ketersediaan 100 ton lebih beras di lumbung pangan, lalu 2.000 kilogram dan 34 peti telur yang sudah diolah di dapur umum.

    "Ada juga bantuan APD (alat pelindung diri) dan alat rapid test. Misalnya APD ada 52 ribu lebih yang disalurkan, dan 10 ribu rapid test," bebernya.

    Sementara Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menggencarkan aksi pencegahan penyebaran covid-19 dengan cara melakukan penyemprotan cairan disinfektan, di saat perpanjangan masa PSBB tahap V.

    "Disinfeksi ini kami mengerahkan enam unit kendaraan taktis gunner sprayer bantuan dari pemerintah pusat, sekaligus memberikan edukasi dan sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan di masa transisi normal baru ini," kata Ketua PMI Kota Tangerang, Kuswara.

    Menurut Kuswara disinfeksi dengan menggunakan kendaraan taktis tersebut diklaim dapat mencegah dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 seperti dilakukan di Kota Wuhan, Tiongkok.

    "Disinfeksi ini dilakukan di jalan-jalan protokol, permukiman warga, perkantoran, pusat keramaian, sarana pendidikan dan keagamaan serta daerah rawan lainnya. Kami juga mengerahkan armada lain berupa bentor, kendaraan bak terbuka dan ada juga relawan yang melakukan disinfeksi dengan menggunakan hand sprayer (semprotan tangan)," jelasnya.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id