Bangunan Komersial di Bandung Dilarang Pakai Asbes

    Roni Kurniawan - 06 Februari 2020 15:27 WIB
    Bangunan Komersial di Bandung Dilarang Pakai Asbes
    Ilustrasi Medcom.id/ Rakhmat Riyandi
    Bandung: Pemerintah Kota Bandung melarang setiap bangunan menggunakan bahan asbes sebagai atap. Larangan tersebut telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung nomor 14 tahun 2018 tentang bangunan gedung.

    "Jadi perda ini melarang, makanya tadi saya sampaikan kalau ini lebih ke bangunan komersial," ujar Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Kamis, 6 Februari 2020.

    Yana menuturkan atap berbahan non-asbes pun menjadi salah satu kriteria bagi perusahaan atau pengusaha untuk melakukan pembangunan. Yana menegaskan jika pengusaha tetap menggunakan asbes, maka tidak akan mendapatkan izin mendirikan bangunan (IMB).

    "Sertifikat IMB-nya tidak akan keluar. Begitu ada perumahan masyarakat yang dilakukan pembangunan oleh pengembang," jelas Yana.

    Namun Yana mengaku dalam perda tersebut belum dijelaskan sanksi bagi bangunan yang telah ada menggunakan asbes. Sanksi tersebut pun baru akan dikeluarkan melalui peraturan walikota (perwal).

    "Dasar aturannya perda itu, tapi sanksinya nanti akan dijelaskan atau dikeluarkan melalui peraturan walikota yang sedang digodok," ungkap Yana.

    Sementara itu Yana mangaku sulit merumuskan sanksi bagi bangunan pemukiman warga yang telah memakai asbes sebagai atap. Namun, lanjutnya, Pemkot Bandung akan terus memberikan imbauan agar masyarakat mengganti atap asbes dengan bahan lainnya.

    "Makanya kita minta, kita buat seminar apapun mengenai bahayanya. Yang kompeten soal bahayanya, supaya masyarakat makin tahu bahyaanya penggunaan asbes ini semoga penggunannya bisa berkurang penggunannya," pungkas Yana.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id