Potensi Karhutla di Sumsel Turun 52 Persen

    Gonti Hadi Wibowo - 16 Agustus 2020 16:17 WIB
    Potensi Karhutla di Sumsel Turun 52 Persen
    Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Banyuasin, Sumsel. (Foto: Istimewa)
    Palembang: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra Selatan mengalami penurunan hingga 52 persen.

    "Penurunan potensi karhutla berkurang 52 persen karena musim kemarau tahun ini tidak sekering tahun lalu. Karhutla memang masih ada tetapi sudah sangat jauh berkurang," kata Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL) KLHK, Basar Manullang, di Palembang, Minggu, 16 Agustus 2020.

    Basar mengatakan pihaknya saat ini fokus melakukan pencegahan agar titik panas karhutla tidak berubah menjadi firespot yang akan membuat api sulit dipadamkan di 10 kabupaten dan kota rawan karhutla di Sumsel.

    "Kami bersama BPBD, Polisi, TNI, dan tim Manggala Agni setiap hari akan melakukan pemantauan darat ke lokasi-lokasi rawan sehingga kita tidak boleh lengah," katanya.

    Baca juga: 13 Provinsi Sukses Menekan Penambahan Kasus Covid-19

    Selain melakukan pemantauan jalur darat, lanjut Basar, pihaknya bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) juga mengoptimalkan penyemaian garam di udara untuk menciptakan hujan buatan dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sejak Juni lalu hingga 20 hari ke depan.

    Menurutnya, proses TMC juga membuat kesempatan menyimpan air di lahan gambut agar tetap basah. Pasalnya, jika lahan gambut itu kering dan terkena api akan sulit dipadamkan. 

    "Dari TMC tahap pertama yang dilakukan hasilnya signifikan dengan rata-rata 22 persen potensi awan hujan. Artinya, potensi awan hujan itu masih ada," jelasnya.

    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id