Warga Sumba Diminta Periksa Bangunan Rumah Usai Gempa

    Media Indonesia.com - 18 November 2020 09:02 WIB
    Warga Sumba Diminta Periksa Bangunan Rumah Usai Gempa
    Ilustrasi Siswa SMP Negeri 1 Pangandaran menyelamatkan diri di bawah meja saat terjadi gempa bumi, Sabtu, (3/8/2019). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/ama
    Sumba: Warga di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, diminta memeriksa bangunan rumah masing-masing usai dilanda gempa magnitudo 5,1 pada pukul 07.04 Wita, Rabu, 18 November 2020.

    Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, meminta masyarakat tetap waspada meski gempa tidak berpotensi tsunami.

    "Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," kata Rahmat saat dikonfirmasi.

    Baca: Gempa 5,1 Magnitudo Melanda Sumba, Terasa Hingga Bima

    Rahmat menjelaskan sesuai laporan BMKG, Episenter gempa terletak pada koordinat 9,58 LS dan 119.06 BT, sekitar delapan kilometer timur laut Kodi, Sumba Barat Daya dengan kedalaman gempa 43 kilometer.

    "Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi tersebut memiliki parameter update dengan magnitudo 4,9. Gempa terjadi di darat dan tidak berpotensi tsunami," jelas Rahmat .

    Dia menjelaskan getaran gempa dirasakan di daerah Tambolaka antara III-IV MMI dan Bima, Nusa Tenggara Barat III MMI. Menurutnya hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik.

    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id