Khofifah Sambut Baik Perpres Percepatan Pembangunan Ekonomi

    Amaluddin - 29 November 2019 14:38 WIB
    Khofifah Sambut Baik Perpres Percepatan Pembangunan Ekonomi
    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto: Medcom/Daviq Umar Al Faruq
    Surabaya: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut baik Peraturan Presiden (Perpres) No. 80 Tahun 2019, tentang percepatan pembangunan ekonomi di kawasan Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto, Surabaya-Sidoarjo-Lamongan), kawasan BTS (Bromo-Tengger-Semeru), dan kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

    Perpres tersebut ditandatangani Presiden Jokowi pada 20 November 2019 dan resmi diundangkan pada 25 November 2019 oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

    "Kami sungguh sangat bersyukur dan menyambut baik terbitnya Perpres ini dan ini wujud respon cepat dari pemerintah pusat. Harapannya lewat Perpres ini maka iklim investasi di Jatim juga akan ikut meningkat," kata Khofifah di Surabaya, Jumat, 29 November 2019.

    Khofifah menjelaskan penetapan perpres tersebut sesuai dengan usulan dirinya saat rapat terbatas percepatan pembangunan di Istana Bogor, yang dipimpin langsung Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

    Khofifah menjelaskan dalam rangka percepatan pembangunan ekonomi di kawasan tersebut, akan dilakukan terpadu dan berkelanjutan. Serta tertuang dalam Rencana Induk Pembangunan Kawasan (RIPK) di bawah pendampingan dan pengawasan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

    "Sumber anggarannya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha, serta sumber pendapatan lain yang sah sesuai peraturan perundang-undangan," jelas Khofifah.

    Menurut Khofifah dalam perencanaannya untuk kawasan gerbang kertosusila akan difokuskan pada konektivitas. Sehingga ketersediaan transportasi publik di kawasan gerbang kertosusila akan tersedia dengan baik.

    "Kami akan segera menyiapkan detail plan serta membentuk tim taskforce terkait penyediaan transportasi publik termasuk opsi MRT, LRT serta opsi penambahan kereta commuter tidak hanya sampai Lamongan saja, tapi sampai Tuban," ungkap Khofifah.

    Sementara menurut Khofifah untuk pengembangan di kawasan BTS akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur untuk menopang wisatawan agar lebih nyaman.

    "Kami harap percepatan pembangunan ekonomi di wilayah Jatim khususnya di kawasan Gerbangkertosusila, BTS, Selingkar Wilis dan Kawasan Selatan, akan mampu memberikan multiplier effect yang luas bagi semua pihak. Baik bagi PDRB di Jatim maupun PDB secara nasional," pungkas Khofifah.



    (DEN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id