Yayasan Mojopahit Siap Melawan Upaya Penutupan Lokalisasi

    Nurul Hidayat - 08 April 2015 10:00 WIB
    Yayasan Mojopahit Siap Melawan Upaya Penutupan Lokalisasi
    Foto: Gubernur Jawa Timur, Soekarwo/MTVN_Amaluddin
    medcom.id, Kota Mojokerto: Gubernur Jawa Timur, Soekarwo akan menutup dua lokalisasi yang ada di Jawa Timur. Salah satu lokalisasi itu berada di Kota Mojokerto, Jawa Timur, dibawah naungan Yayasan Mojopahit. Pihak Yayasan Mojopahit pun siap melawan secara hukum jika puluhan wisma dibawah naungannya ditutup.

    "Kami akan berusaha melawan dengan hukum ketika yayasan mojopahit ini disebut lokalisasi. Dalam SK (surat keputusan) yang diterbitkan pada tahun 1968 menyebutkan bahwa yayasan ini bukan lokalisasi," kata Ketua Yayasan Mojopahit, Teguh Stariaji kepada Metrotvnews.com, Rabu (8/4/2015).

    Teguh mengaku Yayasan Mojopahit ini merupakan lanjutan dari usaha kakeknya pada 1950. Saat itu yayasan bernama Badan Penanggulangan Orang-Orang Terlantar (BPOOT).

    "Jika memang harus ditutup, maka pemprov (Jawa Timur) dan pemkot (Mojokerto) harus meninjau ulang aturan penutupan. Harus turun langsung ke yayasan mojopahit yang notabene bukan sebuah lokalisasi," imbuh dia.

    Yayasan Mojopahit berdiri di tanah seluas 25 hektare. Ada 600 kepala keluarga yang terdiri dari tuna wisma, tuna karya, dan tuna susila menetap di sana. Mereka menempati 5 hektare dari lahan Yayasan Mojopahit, selebihnya area sawah dan kebun.



    (TTD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id