Bus KPK Safari Antikorupsi Seantero Jatim

    Syaikhul Hadi - 12 Juli 2019 10:04 WIB
    Bus KPK Safari Antikorupsi Seantero Jatim
    Bus Komisi Pemberantasan Korupsi. Istimewa
    Surabaya: Komisi Pemberantasan Korupsi akan safari sosialisasi antikorupsi di 38 kabupaten/kota Jawa Timur. Bus berjargon "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi" akan memulai safari di Surabaya selama 12-14 Juli 2019.

    Pelaksanaan kegiatan safari bus KPK di Surabaya ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan melibatkan unsur kepolisian dan instansi pemerintah lainnya. Tujuannya untuk melakukan sosialisasi melalui beragam program kegiatan pencegahan korupsi langsung ke masyarakat.

    Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendidik dan mengajak komponen masyarakat berperan aktif dalam antikorupsi.

    “Ada sekitar 20 acara, seperti pendidikan antikorupsi untuk anak SD, SMP dan SMA, membangun kurikulum anti korupsi di perguruan tinggi, kita juga dengan koalisi masyarakat sipil berbicara tentang antikorupsi,” kata Giri saat ditemui di Balai Kota Surabaya, Kamis, 11 Juli 2019.

    Giri menjelaskan ada beberapa esensi kegiatan safari bus KPK. Pertama, mencari 'penumpang' baru untuk gerakan antikorupsi. Kedua, lebih mendekatkan KPK ke masyarakat. Ketiga, menyadarkan masyarakat terkait nilai antikorupsi.

    KPK sengaja hadir di Surabaya untuk menunjukkan lembaga antirasuah bukab momok dan tidak sekadar operasi tangkap tangan. “Kita hadir membawa suasana yang cerah, menyembuhkan luka-luka itu tadi, dan mengajak masyarakat Jatim untuk melupakan masa lalu yang kemarin,” jelasnya.

    Kegiatan ini dirancang untuk membangun semangat dan budaya antikorupsi di masyarakat. Jawa Timur dipilih karena provinsi ini memiliki pengaruh besar bagi Indonesia.

    "Wilayah Jatim memiliki modal yang besar dan menjadi provinsi yang sangat fundamental dalam indikator pembangunan nasional. Jadi penting untuk memperbaiki sistem di Jatim, Kota Surabaya bisa dijadikan contoh,” tandasnya.

    Selama 12 – 13 Juli 2019, kegiatan akan difokuskan di kawasan Balai Pemuda Surabaya. Kegiatan di hari pertama diawali dengan Pameran Pelayanan Publik dan UMKM yang dibuka sejak pukul 08.00 WIB.

    Bus KPK akan sosilialisasi pengaduan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) untuk masyarakat umum simulasi aplikasi JAGA. Selanjutnya, ada juga kegiatan mendongeng antikorupsi, playday permaninan antikorupsi dan nonton bareng film antikorupsi untuk pelajar SMP.

    Adapula kegiatan pembekalan caleg terpilih dan pimpinan partai politik Kota Surabaya di ruang DPRD Kota Surabaya. Bus ini juga akan membuat kuliah umum antikorupsi di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya.

    Sementara, di hari ketiga, kegiatan akan difokuskan di kawasan Taman Bungkul Surabaya. Sejak pukul 06.00 WIB, KPK akan melakukan sosialisasi antikorupsi pengunjung acara car free day (CFD).

     



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id