Walid Tewas Tergulung Ombak Pantai Perawan

    Miski - 01 Januari 2016 18:29 WIB
    Walid Tewas Tergulung Ombak Pantai Perawan
    Keluarga korban. (MTVN/Miski)
    medcom.id, Malang: Najibul Walid, 19, warga Griya Permata Hijau, Sidoarjo, sempat tergulung ombak selama 15 menit di Pantai Perawan, Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Diduga kelelahan, korban tewas lantaran tidak mampu menepi ke bibir Pantai Perawan saat terjadi ombak besar. 

    Saksi mata, Arif Firmansyah, mengaku, saat kejadian dia bersama korban dan enam temannya memilih berenang di Pati Perawan untuk merayakan Tahun Baru 2016. Seketika ombak besar datang, memisahkan Najib dengan enam temannya. Selama 15 menit, teman-teman Najib berhasil menepi sementara Najib hilang ditelan ombak. 

    "Ombak datang seketika, saat itu kami sudah berenang sekitar 30 menit. Mungkin faktor kelelahan, makanya Najib tak dapat menepi. Padahal yang lain berhasil menepi ke bibir pantai," terang Arif, Jumat (1/1/2016). 

    Saat kejadian, Arif mengatakan tidak melihat penjaga pantai. Hanya petugas parkir yang bisa dimintai bantuan kala itu. Sementara itu, sebelum kejadian, Najib sempat dilarang oleh ibu korban untuk merayakan tahun baru di pantai. Namun, larangan sang ibu diabaikan. 

    "Bilangnya tadi malam pamit ke ibunya, tapi ibu Najib melarangnya berangkat," aku tetangga korban, di KM RSSA, Jumat (1/1/2016).

    Sementara itu, Kepala Sub-Seksi Penanggulangan Bencana PMI, Muji Utomo,  menyayangkan wisatawan yang berlibur mengabaikan larangan petugas pantai.

    "Sudah dilarang dan diminta tidak terlalu menengah, tapi wisatawan terlalu meremehkan," sesal dia.

    Diketahui, Najib merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dari pasangan Agus Fatiqi dan Puji Astuti. Ia terdaftar sebagai mahasiswa semester satu Fakultas Tehnik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

    Pantauan Metrotvnews.com, saat jenazah tiba di kamar mayat (KM) RSSA Malang, kedua orang tua, adik dan saudaranya menangis histeris. Usai diotopsi, korban segera dibawa ke Sidoarjo untuk dimakamkan.

    Seperti diketahui, dua orang tewas terseret ombak saat menikmati perayaan tahun baru. Korban bernama Slamet Sutrisno,45, warga Kelurahan Ciptomulyo gang 6, Kota Malang tewas di Pantai Bajul Mati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang dan Najibul Walid (semula ditulis Wajibul Walid), 19, warga Sidoarjo, terseret di Pantai Perawan, Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

    (LDS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id